Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Argo Manunggal Group resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Investasi Hijau Selaras (HIJAU) untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) rooftop berkapasitas 4.463 kWp di empat fasilitas industri tekstil milik grup.
Penandatanganan kerja sama (signing ceremony) ini menandai langkah tegas Argo Manunggal Group dalam mempercepat transisi ke energi bersih, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan terhadap agenda keberlanjutan dan transformasi industri nasional yang lebih hijau.
Managing Director Argo Manunggal Group, Johny Tjongiran, menegaskan bahwa langkah beralih ke energi terbarukan bukan sekadar pilihan, melainkan strategi bisnis yang kian krusial di tengah lonjakan kebutuhan energi yang efisien dan berkelanjutan.
“Transisi ke energi terbarukan kami posisikan sebagai strategi utama untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menjawab tekanan global atas praktik industri yang lebih hijau, terutama di sektor tekstil yang dikenal padat energi,” ujar Johny dalam keterangannya, Senin (11/5/2026)
Baca Juga: Dian Solar Perkuat Bisnis Energi Terbarukan Lewat Smart PV dan BESS
Proyek PLTS ini akan digarap di empat lokasi sekaligus, yakni Argo Pantes, Timatex, Damatex, dan Kamaltex, dengan total kapasitas terpasang 4.463 kWp. Seluruh instalasi ditargetkan mulai beroperasi secara komersial (Commercial Operation Date/COD) pada Agustus 2026.
Dari sisi dampak lingkungan, proyek ini diproyeksikan mampu memangkas emisi karbon hingga 110.201 ton CO₂ sepanjang masa kontrak, setara dengan kontribusi penanaman sekitar 293.869 pohon. Angka tersebut menjadi salah satu capaian signifikan dalam peta jalan keberlanjutan Argo Manunggal Group.
“Ini bukan sekadar proyek energi, tetapi milestone penting dalam perjalanan sustainability kami. Kami ingin memastikan penurunan emisi dilakukan secara nyata, terukur, dan berkelanjutan,” kata Johny.
Direktur Utama PT Investasi Hijau Selaras, Victor Samuel, menjelaskan bahwa perusahaan menghadirkan solusi end-to-end mulai dari perencanaan hingga sistem monitoring untuk memastikan kinerja PLTS berjalan optimal.
Baca Juga: Produk Panel Surya Diancam Tarif 143%, Ekspor Panel Surya RI Terancam Mandek
Ia menekankan bahwa instalasi rooftop solar PV dirancang dengan standar keselamatan tinggi serta penggunaan material berkualitas, termasuk struktur hot-dip galvanized (HDG) yang tahan korosi, serta dilengkapi sistem pemantauan real-time untuk menjaga performa jangka panjang.
Victor juga menyebutkan bahwa untuk menjaga ketepatan waktu penyelesaian proyek, HIJAU menurunkan tim khusus di setiap lokasi agar konstruksi dapat dilakukan secara paralel. Selain itu, seluruh material utama seperti modul PV dan inverter telah dipersiapkan sejak awal guna meminimalkan risiko keterlambatan.
Pemilihan HIJAU sebagai mitra, lanjutnya, didasarkan pada rekam jejak perusahaan dalam pengembangan proyek energi terbarukan serta pendekatan komprehensif yang mencakup seluruh tahapan proyek.
Melalui kerja sama ini, Argo Manunggal Group diharapkan tidak hanya mengurangi ketergantungan pada energi konvensional, tetapi juga memperoleh efisiensi biaya listrik serta stabilitas pasokan energi jangka panjang untuk operasional. Di sisi lain, inisiatif ini juga memperkuat peran industri tekstil dalam mendukung agenda net zero emission Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













