kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Arsjad Rasjid: Sriwijaya Capital Gandeng Danantara di Sebuah Proyek Bisnis Jumbo


Kamis, 02 Oktober 2025 / 15:12 WIB
Arsjad Rasjid: Sriwijaya Capital Gandeng Danantara di Sebuah Proyek Bisnis Jumbo
Arsjad Rasjid Founder Sriwijaya Capital


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Sriwijaya Capital akan berkolaborasi dengan Danantara dan BlueFive Capital untuk wujudkan Indonesia Incorporated. Nantinya kolaborasi ini bakal direalisasikan dengan sama sama berinvestasi di proyek yang sama. 

Tahun ini Sriwijaya Capital akan melakukan investasi di sebuah perusahaan. Dengan dana lebih dari US$ 200 juta perusahaan akan melihat peluang bisnis di perusahaan Indonesia agar bisa go global.

Arsjad Rasjid Founder Sriwijaya Capital mengungkapkan bahwa pihaknya akan mewujudkan Indonesia Incorporated bersama Danantara, mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui kolaborasi strategis yang menghadirkan arus investasi baru.

"Bersama Danantara, Sriwijaya Capital mendukung inisiatif Indonesia Incorporated untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional," ungkap dia ke KONTAN, Kamis (2/10).

Ia mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mengelola dana dari Danantara, tetapi ikut dalam sebuah proyek bersama. "Kami akan investasi juga dimana Danantara investasi di sebuah proyek. Tahun ini kami akan langsung investasi," ujar dia.

Selain bekerjasama dengan Danantara, Arsjad juga bilang pihaknya juga melalakukan kemitraan dengan BlueFive Capital untuk membangun koridor investasi Timur Tengah–Indonesia dan ASEAN.

Kata dia, Kolaborasi tersebut bertujuan mempercepat investasi bagi perusahaan-perusahaan berkembang di Indonesia, agar mampu tumbuh dan bersaing di ASEAN.

"Penandatanganan MoU dengan BlueFive Capital menegaskan keyakinan investor global pada potensi Indonesia dan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masa depan," terang dia.

Ia mengatakan bahwa dirinya ingin sekali bahwa perusahaan-perusahaan di Indonesia bisa berkiprah di dunia, terutama dalam waktu dekat di kawasan Asia Tenggara. "Dengan BlueFive Capital bahkan kita akan masuk ke Middle East," terang dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×