kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.954   42,00   0,23%
  • IDX 6.021   -50,44   -0,83%
  • KOMPAS100 777   -7,48   -0,95%
  • LQ45 595   -5,70   -0,95%
  • ISSI 209   -1,79   -0,85%
  • IDX30 330   -3,11   -0,94%
  • IDXHIDIV20 421   -3,89   -0,92%
  • IDX80 89   -0,86   -0,96%
  • IDXV30 114   -0,93   -0,81%
  • IDXQ30 108   -0,69   -0,63%

Asosiasi Pertambangan Meminta Pemerintah Menghapus Sistem Lelang Dalam DMO


Senin, 18 Januari 2010 / 13:32 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie

JAKARTA. Para pengusaha tambang meminta kepada Pemerintah untuk mengganti sistem lelang yang selama ini berlaku. Alasannya dengan sistem lelang yang berlaku saat ini yakni sistem lelang oleh PLN atau pengguna batubara, ada resiko bataubara yang disediakan untuk domestic market obligation (DMO) tidak akan terserap seluruhnya.

Ketua Asosiasi Pertambangan Indonesia (AOI), Priyo Pribadi Soemarno mengungkapkan, sistem lelang yang ada sekarang, dianggap Priyo justru bisa menghancurkan konsep DMO karena perusahaan belum memiliki kepastian hasil produksinya bakal dipakai.

Ia menyatakan, yang paling bagus adalah dengan menggunakan konsep zonasi. Dengan konsep ini, pemilik-pemilik tambang diberikan alokasi untuk memasok pembeli batubara yang terdekat lokasinya. "Pemerintah harus menetapkan tambang batu bara mana yang menyuplai siapa, supaya pengusaha tambang memiliki kepastian," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×