kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Astra Graphia (ASGR) Optimistis Industri Digital Printing Terus Tumbuh


Senin, 18 Maret 2024 / 07:53 WIB
Astra Graphia (ASGR) Optimistis Industri Digital Printing Terus Tumbuh
ILUSTRASI. PT Astra Graphia Tbk (ASGR) optimistis pendapatan tahun ini tumbuh seiring industri digital printing yang terus bertumbuh.KONTAN/Muradi/2022/08/23


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha Astra International yang bergerak di bidang perdagangan peralatan kantor, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) optimistis akan mencatatkan pertumbuhan pendapatan tahun ini dan industri digital printing yang terus bertumbuh.

Chief of Business Strategy & Development and Corporate Communications PT Astra Graphia Tbk Satryo Dewandono menyatakan pihaknya selalu optimistis dan mengupayakan yang terbaik untuk pertumbuhan pendapatan.

Satryo tidak mau membeberkan target pendapatan yang akan dicapai. Ia mengungkapkan Astragraphia akan terus berupaya menjalankan operational excellence di dalam setiap proses di seluruh lini bisnis dan mencari peluang-peluang baru untuk membangun pertumbuhan bisnis yang kuat.

Menurut Satryo, ASGR melihat potensi bisnis yang semakin luas seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan menjaga kelangsungan bisnis dalam jangka panjang.

"Kami fokus bereksplorasi untuk pertumbuhan bisnis baru," kata Satryo kepada KONTAN, Jumat (15/3).

Baca Juga: Pendapatan dan Laba Astra Graphia (ASGR) Kompak Meningkat pada Tahun 2023

Ia optimistis terhadap pertumbuhan kinerja di tahun ini lantaran tahun ini ada momentum hajatan Pemilu. Kegiatan pemilu mendorong peningkatan konsumsi masyarakat.

"Hal ini menciptakan adanya investasi asing yang membuat kami semakin optimistis dapat memberikan peluang bisnis yang baik bagi Astragraphia di tahun 2024 dalam Industri digital printing yang akan terus bertumbuh," ujar Satryo.

Selain momentum Pemilu, Satryo bilang Astragraphia secara aktif menangkap peluang dari adopsi teknologi informasi yang meningkat cepat di perkantoran dengan mengakselerasi solusi-solusi digital.

Menurutnya, pola kerja remote dan hybrid juga memberikan peluang bagi perusahaan dalam menawarkan berbagai solusi digital baik dari sisi document solution seperti digital document automation & integrasi printing & cloud hingga solusi pengadaan perangkat IT secara efisien seperti Device as a Service. 

Untuk mencapai pertumbuhan kinerja, ASGR telah menetapkan beberapa langkah-langkah inisiatif strategis yang akan dilakukan selama tahun buku 2024. Pertama, mengoptimalkan keuntungan melalui penguatan bisnis inti khususnya di area solusi dokumen dan layanan teknologi informasi.

Kedua, memperkuat kapabilitas layanan dan daya saing di bidang percetakan dan teknologi digital. Ketiga, mendorong pertumbuhan dengan mengembangkan inisiatif-inisiatif baru di bidang solusi percetakan, teknologi & transformasi digital yang sesuai dengan permintaan dan kondisi pasar.

Keempat, memperkuat kompetensi sumber daya manusia untuk tetap relevan dengan kebutuhan bisnis dan meningkatkan produktivitas. Dan yang terakhir, memperkuat kontribusi sosial yang berfokus pada empat pilar yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan untuk pengembangan masyarakat yang berkelanjutan.

Sepanjang 2023, ASGR berhasil mencetak pertumbuhan kinerja dibandingkan tahun sebelumnya. Mengutip laporan keuangan perusahaan, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih ASGR meningkat 45,32% year on year (yoy) menjadi Rp 141,07 miliar pada tahun 2023.

Baca Juga: Begini Strategi Astragraphia (ASGR) Dorong Kinerja Bisnis Tahun Ini

Pertumbuhan laba bersih tersebut seiring dengan kenaikan pendapatan bersih ASGR sebesar Rp 2,02% yoy, dari semula Rp 2,90 triliun pada tahun 2022 menjadi sebesar Rp 2,96 triliun di tahun lalu.

Pendapatan bersih ASGR pada tahun 2023 masih ditopang oleh pendapatan jasa dan sewa sebesar Rp 1,54 triliun. Kemudian disusul oleh penjualan barang sebesar Rp 868,19 miliar, dan terakhir pendapatan proyek senilai Rp 559,44 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×