kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Astra Otoparts (AUTO) menderita rugi bersih Rp 296 miliar, ini penjelasannya


Selasa, 25 Agustus 2020 / 16:12 WIB
ILUSTRASI. PT Astra Otoparts Tbk AUTO --- Mekanik memeriksa mesin mobil di outlet Shop&Drive Jakarta


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

Menurut Hamdhani, Astra Otoparts melakukan extreme cost reduction untuk menghemat semua pengeluaran. Astra Otoparts meninjau kembali semua hal yang membutuhkan biaya sehingga perusahaan bisa menjaga arus kas.

Hamdhani berharap setelah pandemi berakhir, akan ada euforia dari masyarakat sehingga akan mendongkrak penjualan unit otomotif yang nanti ujungnya permintaan meningkat ke komponen yang dijual AUTO.

Baca Juga: Bisnis Berat, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) Memacu Peluang Bisnis di Saluran Digital

Lantas Astra Otoparts sudah bersiap-siap dengan kondisi tersebut. Hamdhani bilang ke depannya perusahaan akan mempersiapkan melonjaknya permintaan sparepart.

Menurutnya, dalam kondisi saat ini di mana kuartal II 2020 turun drastis kemudian di kuartal III 2020 mulai merambat naik, Astra Otoparts punya kapasitas pabrik yang mumpuni, di sisi lain juga tetap mengendalikan inventori sehingga siap untuk memproduksi ke skala yang optimal. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×