Reporter: Leni Wandira | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Auri Steel Metalindo memperkuat strategi ekspansi bisnis dengan membidik pasar Australia sebagai tujuan ekspor produk jadi baja ringan. Langkah ini sekaligus menjadi upaya perusahaan meningkatkan nilai tambah produk manufaktur dalam negeri dan memperluas pasar ke tingkat global.
Pada tahap awal, Auri Steel telah mengirimkan sekitar 60.000 batang produk jadi baja ringan ke Australia. Produk tersebut diproduksi di fasilitas perusahaan yang berada di Kawasan Industri Kendal (KIK), Jawa Tengah.
Perusahaan menargetkan potensi ekspor ke Australia dapat mencapai sekitar 6.000 ton per tahun, dengan nilai ekspor diperkirakan mencapai Rp 132 miliar.
Direktur PT Auri Steel Metalindo, Auripallas Pramana, mengatakan ekspansi ke Australia menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan penetrasi produk manufaktur lokal di pasar internasional.
Baca Juga: Kemenhub Kaji Tarif Batas Atas-Bawah untuk Transportasi Penyeberangan
"Seluruh tim Auri Steel tentu bangga karena hari ini produk yang kami produksi di Kendal bisa sampai ke Australia. Ini menjadi pencapaian penting bagi PT Auri Steel Metalindo dan sekaligus membuktikan bahwa perusahaan PMDN di Indonesia dapat tumbuh dan membawa produk dalam negeri ke pasar internasional," ujar Auripallas dalam keterangannya, Sabtu (3/10).
Kapasitas produksi Auri Steel meningkat
Auri Steel merupakan perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang didirikan pada 28 September 2016. Pada awal berdiri, perusahaan memproduksi baja ringan dan atap galvalum untuk memenuhi kebutuhan sektor konstruksi dengan kapasitas sekitar 5 ton per hari.
Seiring dengan ekspansi bisnis, kapasitas produksi Auri Steel terus meningkat. Pada akhir 2022, kapasitas produksi perusahaan telah mencapai sekitar 120 ton per hari.
Pertumbuhan kapasitas tersebut juga dibarengi dengan peningkatan investasi. Nilai investasi Auri Steel yang sebelumnya berada di kisaran Rp 180 miliar kini telah meningkat menjadi sekitar Rp 1 triliun.
Dari sisi tenaga kerja, jumlah karyawan perusahaan juga mengalami pertumbuhan signifikan. Pada 2016, Auri Steel hanya memiliki tujuh karyawan. Jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 100 orang pada 2022.
Saat ini, perusahaan telah mempekerjakan sekitar 480 orang. Jumlah tenaga kerja tersebut ditargetkan kembali meningkat hingga mencapai 1.500 orang pada 2028 seiring dengan ekspansi bisnis dan peningkatan kapasitas perusahaan.
Ekspor baja jadi tingkatkan nilai tambah
Executive Director Kawasan Industri Kendal Juliani Kusumaningrum mengatakan ekspor produk jadi baja yang dilakukan Auri Steel mencerminkan peningkatan nilai tambah industri domestik.
Menurutnya, pengiriman produk jadi ke pasar Australia juga menunjukkan kemampuan industri manufaktur nasional dalam menghasilkan produk yang memenuhi standar pasar internasional.
"Terlebih lagi, PT Auri Steel Metalindo menjadi perusahaan PMDN pertama yang berhasil mengekspor produk jadi baja ke luar negeri. Selama ini, ekspor sektor baja Indonesia banyak didominasi bahan mentah atau setengah jadi," ujar Juliani.
Baca Juga: Kemenhub Dorong Regulasi Ojol, Sepeda Motor Berbasis Platform Digital Masuk UU LLAJ
Ekspansi Auri Steel ke Australia turut didukung oleh pengembangan ekosistem industri di KIK serta pembinaan dan fasilitasi dari sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah.
Kementerian Perindustrian menilai ekspor produk jadi tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan industri manufaktur yang berorientasi ekspor sekaligus meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.
Selain membuka akses pasar baru bagi produk baja nasional, peningkatan produksi dan ekspor Auri Steel juga berpotensi memperluas penyerapan tenaga kerja serta mendorong aktivitas pada rantai pasok industri pendukung dan sektor logistik.
Ke depan, Auri Steel akan melanjutkan pengembangan skala usaha dan perluasan pasar ekspor. Sejalan dengan strategi tersebut, perusahaan menargetkan jumlah tenaga kerja dapat mencapai 1.500 orang pada 2028.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














