kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Awal 2015, Goodman Fielder jadi milik Salim-Wilmar


Selasa, 27 Mei 2014 / 22:04 WIB
Awal 2015, Goodman Fielder jadi milik Salim-Wilmar
ILUSTRASI. Gerbang Tol Kutanegara pada ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan di Karawang, Jawa Barat.


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Grup Salim melalui First Pacific bersama Wilmar International Ltd mengakuisisi perusahaan roti terbesar di Australia yakni Goodman Fielder Ltd. Adapun nilai pembelian sekitar US$ 1,37 miliar.

Hal itupun diamini oleh John Ryan, Executive Vice President Group Corporate Communications First Pacific. Menurutnya, saat ini kedua belah pihak tengah melakukan due diligence. "Transaksi diperkirakan selesai pada kuartal pertama 2015," ujar Ryan ketika dihubungi KONTAN, Selasa (27/5).

Sejatinya, di Goodman Fielder, Wilmar bukanlah pendatang baru. Pasalnya Wilmar juga sudah memiliki 10% saham di perusahaan tersebut.

Nah, setelah Goodman Fielder resmi diakuisisi, Wilmar akan menaikkan kepemilikan sahamnya. “Kami tanya ke mereka, apakah mau menaikkan kepemilikan saham? Iya kenapa tidak jawab mereka," tutur Ryan.

Jadi nanti kepemilikan saham di Goodman Fielder akan dibagi rata, 50% untuk First Pacific dan 50% untuk Wilmar.

Ia menjelaskan, sebagai perusahaan investasi, First Pacific selalu berusaha meningkatkan nilai sahamnya. Untuk itu mereka memilih membeli Goodman Fielder.

Ryan mengungkapkan bahwa pihaknya memang sudah mengincar Goodman Fielder. “Mereka perusahaan yang bagus, namun sedang mengalami masa sulit, kami melihat ini sebagai peluang kami," ujar Ryan.

Dengan bekerjasama bersama Wilmar, First Pacific yakin bakal lebih berkembang. Pasalnya Wilmar memiliki jaringan tak hanya di Indonesia tetapi juga di China dan Malaysia.

Harapannya, akuisisi ini bisa memperkuat ekspansi Indofood kelak ke kedua negara tersebut. "Wilmar memiliki jaringan di Malaysia dan China, kalau Indofood bisa menjual produk mereka di China misalnya, itu akan sangat baik sekali," terang Ryan. Catatan saja First Pacific memiliki 50,07% saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

Anehnya, Fransiscus Welirang Direktur PT Indofood Sukses Makmur mengaku tidak mengetahui rencana akuisisi tersebut. "Wah saya tidak ikuti, saya tidak tahu," ujarnya, Selasa (27/6). Ia mengaku tidak tahu, apakah akuisisi itu dimaksudkan untuk memperkuat ekspansi Indofood atau bukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×