kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Badai Irene di AS diprediksi akan ancam pasokan kapas dunia


Selasa, 23 Agustus 2011 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. Merger bank syariah BUMN


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

SINGAPURA. Badai Irene yang diprediksi akan melanda Georgia, wilayah penanaman kapas terbesar di AS dan sebagian selatan Carolina pada 27 Agustus mendatang, akan mengancam seperempat tanaman kapas yang ada di wilayah tersebut.

US National Hurricane Center menyatakan, badai Irene ini akan merusak bagian Florida, Georgia dan Carolina dan menurut prediksi Kinetic Analysis Corp., badai ini akan menyebabkan kerugian hingga US$ 2,2 miliar.

"Ada potensi hingga 25% tanaman kapas di Georgia akan terkena dampaknya. Dan bencana ini akan menurunkan hasil panen kapas," ujar Michael Ferrari Direktur untuk Pemodelan Iklim Falls Church di Virginia.

Potensi anjloknya panen kapas AS ini bakal mengetatkan pasokan kapas dunia. Tengok saja, harga kontrak kapas untuk pengiriman Desember 2011 bergerak tipis ke level US$ 1,065 per pound di New York pada pukul 10:32 waktu Singapura.

Padahal, USDA telah memprediksi produksi kapas di Georgia mencapai 2,5 juta bal. Sementara produksi kapas di Carolina Selatan sebanyak 440.000 bal. "Semua orang bereaksi negatif, tapi dalam jangka panjang ini akan membantu ladang kapas menjadi lebih lembap," ujar Ferrari.



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×