kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Bahas royalti, dirjen minerba kumpulkan pengusaha


Kamis, 20 Maret 2014 / 19:12 WIB
ILUSTRASI. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu.


Reporter: Ranimay Syarah | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) mengumpulkan sejumlah pengusaha batubara, Kamis (20/3) di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

R.Sukhyar, Dirjen Minerba menyampaikan, pertemuan itu hanya pertemuan rutin saja dengan para pemegang kontrak dengan KESDM.

"Tadi itu hanya coffee morning saja, tidak ada pembicaraan yang spesifik. Kita ingin agar renegoisasi segera selesai, " kata Sukhyar kepada Kontan, Kamis (20/03).

Untuk urusan kenaikan royalti batubara sebesar 13,5 persen bagi perusahaan yang sudah punya izin usaha pertambangan (IUP), Sukhyar bilang, tidak ada pembatalan kenaikan royalti.

"Penghapusan royalti itu tidak betul, kita hanya mendengar masukan dari APBI dan hal itu menjadi pertimbangan kita, mengingat harga batubara jatuh saat ini, " kata Sukhyar.

Bob Kamandanu, Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) juga bilang, berkumpulnya pengusaha itu hanya bicara tentang lanjutan renegoisasi.

"Pembahasan itu hanya kepada pemilik PKP2B 1, 2, 3 dan kelanjutan renegoisasi. Itu bukan diskusi, hanya komunikasi satu arah. Pemerintah tetap merujuk pada undang-undang,” kata Bob,

Untuk kenaikan royalti, menurut Bob, pemerintah sebaiknya tidak menaikkan royalti sebelum harga batubara di atas US$ 100 per ton. Sebab, hal ini akan memberatkan pengusaha, bahkan bisa membuat mereka tidak bergerak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×