kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.814   -14,00   -0,08%
  • IDX 8.116   84,10   1,05%
  • KOMPAS100 1.145   13,24   1,17%
  • LQ45 827   6,22   0,76%
  • ISSI 288   4,53   1,60%
  • IDX30 430   3,49   0,82%
  • IDXHIDIV20 516   2,72   0,53%
  • IDX80 128   1,24   0,98%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,73   0,53%

Bahlil Bebaskan Beli BBM Tanpa Barcode di Lokasi Banjir Aceh-Sumatera


Jumat, 05 Desember 2025 / 15:15 WIB
Bahlil Bebaskan Beli BBM Tanpa Barcode di Lokasi Banjir Aceh-Sumatera
ILUSTRASI. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Menteri ESDM membebaskan penggunaan barcode untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di lokasi banjir Aceh dan Sumatera. ?


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia membebaskan penggunaan barcode untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di lokasi banjir Aceh dan Sumatera. 

Bahlil menyebut kebijakan ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan BBM. Selain itu, juga untuk mengurangi antrean di daerah bencana. 

"Dan saya memutuskan untuk barcode sementara, untuk menghindari penumpukan dan antre kita tiadakan di daerah-daerah bencana," kata Bahlil dalam Konferensi Pers di Istana Kepresidenan, Kamis (4/12/2025). 

Baca Juga: Wakili Indonesia, Citraland City CPI Siap Unjuk Gigi di Ajang FIABCI World 2026

Bahlil mengakui penyaluran BBM sebagaian masih terkendala karena banyak akses jalan yang terputus. Sehingga beberapa wilayah terisolir harus menggunakan tanki dan gen untuk suplai bahan bakar. 

Namun Bahlil menyebut beberapa wilayah lainnya seperti Sibolaga, dan Tapanuli Tengah Sumatera Utara telah memiliki pasokan yang cukup baik. Bahkan stok yang disiapkan sudah mencapai tujuh hingga delapan hari kedepan. 

"Khusus di Tapanuli tengah sendiri, sebagian pompa bensin sudah beroperasi 24 jam," ungkap Bahlil. 

Baca Juga: Strategi Intra Golf Link (GOLF) Bidik Pertumbuhan Pendapatan 10% pada 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×