kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Bakrieland Gunakan Listrik Matahari di Rasuna Epicentrum


Rabu, 03 September 2008 / 22:11 WIB


Reporter: Abdul Wahid Fauzie | Editor: Test Test

JAKARTA. Kesabaran pengusaha menghadapi masalah keterbatasan pasokan listrik tampaknya sudah habis. Banyak pengusaha yang sekarang mulai meninggalkan listrik milik PLN yang makin kerap byar pet. Salah satunya, PT Bakrieland Development Tbk.

Anak perusahaan Bakrie Grup yang bergerak di bisnis properti, memilih mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya sebagai sumber utama pemasok listrik di beberapa proyek properti. "PLN sudah tak mampu lagi memenuhi kebutuhan listrik untuk beberapa proyek apartemen milik kami, termasuk Rasuna Epicentrum," kata Direktur Utama Bakrieland Hiramsyah S. Thaib, Rabu (3/9).

Sebagai langkah awal, emiten bursa saham berkode ELTI ini akan mengembangkan listrik tenaga surya guna memenuhi kebutuhan listrik di Rasuna Epicentrum. Ini adalah proyek properti raksasa milik ELTI yang berada di Kuningan, Jakarta Selatan. "Nilai investasinya 10% hingga 20% dari total nilai pengembangan Rasuna Epicentrum yang mencapai Rp 7 triliun. Sumber pendanaannya dari modal sendiri," ujarnya.

Dana sebanyak ini rencana untuk membeli komponen pembangkit listrik tenaga matahari. Nah, ELTI berniat membangun listrik matahari ini mulai tahun ini, dan targetnya akan tuntas pada 2015. "Untuk tahap awal kami akan mengucurkan dana sebanyak Rp 100 miliar - Rp 200 miliar," ujarnya.

Bakrieland sudah menggandeng perusahaan asal China bernama Suntech Power, guna menggarap proyek ini. Hiramsyah bilang, Suntech terpilih karena memiliki reputasi bagus mengembangkan listrik surya.

Bila proyek ini berhasil, Bakrieland berencana menerapkannya di luar Rasuna Epicentrum. Saat ini, Bakrieland memiliki beberapa produk properti seperti Krakatoa Nirwana Resort, Lampung, Bali Nirwana Resort, Ubud Nirwana Villas, Legian Nirwana Suites, Balikpapan Nirwana Suites & residences, Batam Residence, dan Ijen Nirwana Residences.

Bram Subiandoro, Project Management Bakrieland menambahkan, meski anggaran investasi lumayan besar, proyek ini mampu menghemat operasional perusahaan hingga 30%-40%. "Jadi, selama empat hingga lima tahun dana itu akan kembali lagi," tuturnya.

Ng Hoo Seng, Direktur Solpower Group Pte Ltd, Group Suntech Power, mengungkapkan bahwa listrik tenaga surya sangat murah dibandingkan listrik PLN. Menurutnya, untuk menghasilkan 1 kilowatt per jam (KWh) listrik, pembangkit tenaga matahari hanya butuh US$ 0,05 - US$ 0,06. Lebih irit dibanding menggunakan listrik tenaga BBM ataupun batubara, yang rata-rata mencapai US$ 0,09.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×