kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bangun kantor Pertamina, Karen minta izin Jokowi


Kamis, 22 Agustus 2013 / 17:29 WIB
Bangun kantor Pertamina, Karen minta izin Jokowi
ILUSTRASI. Otomotif AS. Photographer: Ken James/Bloomberg


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan menemui Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) guna meminta izin untuk ground breaking gedung Energy Tower yang rencananya akan dibangun di kawasan Kuningan, Jakarta.

"Ini memang sudah dibahas sejak lama antara kami (Pertamina) dan Gubernur DKI, tujuannya adalah karena ingin segera membangun Iconic Building, yaitu Energy Tower," ujar Karen, Kamis (22/8).

Karen menyebut, ground breaking akan dilakukan pada 10 Desember mendatang atau setahun setelah peresmian maketnya pada 10 Desember 2012 lalu.

Ia menambahkan, kegiatan ground breaking mesti ada beberapa persyaratan dan izin yang harus diperoleh dari Jokowi selaku Gubernur DKI. "Pak Jokowi sangat mendukung untuk ground breaking pada 10 Desember mendatang," ujarnya.

Rencananya gedung yang akan dibangun Pertamina ini akan memiliki 99 lantai, dan akan menjadi yang tertinggi di Indonesia jika bisa cepat direalisasikan.

Karen memastikan, fungsi gedung tersebut seluruhnya akan digunakan sebagai lokasi kantor pusat Pertamina dan seluruh anak perusahaannya.

Ia pun enggan menyebut besaran investasi untuk gedung yang akan berdiri diatas lahan 6 hektare tersebut, namun ia memastikan cukup besar.

Ketika ditanya, apakah gedung ini akan dijadikan objek wisata nantinya seperti yang dilakukan oleh Malaysia terhadap gedung tertinggi di negaranya, Karen kurang menyetujui rencana tersebut. "Jangan, nanti kalau ada fungsi wisata, saya tidak cari minyak," guraunya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×