kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bangun pembangkit, PLN dapat utang Bank Exim Korea


Jumat, 11 Oktober 2013 / 13:12 WIB
ILUSTRASI. Lautan Luas (LTLS) akan membagikan dividen sebesar Rp 108 miliar atau setara Rp 70 per saham.


Reporter: Rr Dian Kusumo Hapsari | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank Exim Korea memberikan pinjaman kepada PT PLN (Persero) untuk membangun proyek-proyek pembangkit listrik. Fasilitas pinjaman yang diberikan oleh Bank Exim Korea nilainya tidak terbatas. Bank Exim Korea akan membiayai proyek-proyek pembangkit yang laik jalan secara bisnis.

Direktur Utama PT PLN, Nur Pamuji, mengatakan fasilitas pinjaman tersebut rencananya akan digunakan untuk membangun pembangkit listrik di luar pula Jawa. “Untuk membangun PLTU di Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan dengan kapasitas 200 sampai 300 Megawatt,” katanya.

Namun Nur belum bisa memastikan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk seluruh pembangkit tersebut. “Nanti, kita liat saja awal 2014," ujarnya.

Uniknya, fasilitas pinjaman yang diberikan oleh Bank Exim Korea kepada PLN ini tidak memerlukan guarantee atau jaminan dari pemerintah Indonesia. Padahal, biasanya untuk pengerjaan proyek-proyek yang berasal dari pinjaman luar negeri membutuhkan jaminan dari pemerintah.

"Dana pinjaman ini tidak mendapat jaminan pemerintah, jadi ini keterkaitannya sama PLN langsung," imbuh Nur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×