kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Banyak masalah, REI tetap bangun rumah rakyat


Rabu, 02 Desember 2015 / 14:33 WIB
Banyak masalah, REI tetap bangun rumah rakyat


Sumber: Kompas.com | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Sinergi Program Nasional Satu Juta Rumah menjadi tema utama Rapat Kerja Nasional (Rakernas) REI 2015.

Tema itu dipilih karena REI merupakan salah satu institusi yang ikut membangun rumah rakyat. Dalam pelaksanaannya, sejumlah kendala dan isu kerap menghambat REI.

Kendala dan isu itu disampaikan dalam Rakernas yang dilaksanakan di Hotel Ritz Carlton, Jakarta.

"Ada sejumlah isu yang menjadi perhatian REI. Isu-isu itu adalah dukungan REI terhadap pelaksanaan Program Nasional Pembangunan Satu Juta Rumah. Terutama terkait perizinan dan kepastian hukum pertanahan, dan ketersediaan lahan serta infrastruktur," papar Ketua Umum DPP REI, Eddy Hussy, di Jakarta, Rabu (2/12).

Namun begitu. lanjut Eddy, REI tetap berkomitmen akan terus ikut membangun hunian demi kesuksesan program tersebut.

Dalam rencana pembangunan 603.516 unit rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), pemerintah bertanggungjawab membangun 98.300 unit rumah.

Dari jumlah tersebut, REI bertanggungjawab membangun 480.000 unit rumah. Rinciannya 230.000 rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan 250.000 rumah komersil atau non-MBR.

"Target REI adalah membangun 217.725 unit rumah sejahtera tapak untuk MBR dan 30.000 unit rusunami," papar Wakil Ketua Umum Bidang Rumah Sederhana Tapak DPP REI, Dadang Juhro, di Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Dadang mengatakan, per Oktober 2015 silam, berdasarkan data gpencanangan atau roundbreaking sudah ada 138.121 unit rumah untuk MBR, baik yang sudah dibangun atau sedang dalam proses pembangunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×