kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bappenas serahkan kajian Cilamaya ke Jokowi


Minggu, 08 Maret 2015 / 21:17 WIB
ILUSTRASI. Kurs rupiah di pasar spot melemah 0,30% dalam sepekan ke level Rp 15.375 per dolar AS.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Proses pembahasan kelanjutan pembangunan pelabuhan Cilamaya terus berlanjut. Pekan lalu, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bahkan telah menyerahkan hasil kajian mereka terhadap kelanjutan proyek tersebut.

Adrinof Chaniago, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional mengatakan bahwa kajian Bappenas tersebut berisi dua pilihan. Pertama, melanjutkan pembangunan pelabuhan Cilamaya. Ke dua, memilih pelabuhan  Tanjung Priok untuk menunjang arus barang dan logistik di kawasan Jakarta dan daerah penyangganya.

"Masing-masing pilihan ada konsekuensinya, kalau tetap bangun Cilamaya konsekuensinya apa, kalau memilih Priok konsekuensinya apa," kata Adrinof akhir pekan lalu.

Sayang, Adrinof tidak mau mengungkapkan lebih lanjut mengenai konsekeunsi-konsekuensi yang harus dihadapi oleh pemerintah dari dua pilihan tersebut. "Keputusan di tangan presiden, tidak bisa kami buka," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×