kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bappenas serahkan kajian Cilamaya ke Jokowi


Minggu, 08 Maret 2015 / 21:17 WIB
ILUSTRASI. Kurs rupiah di pasar spot melemah 0,30% dalam sepekan ke level Rp 15.375 per dolar AS.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Proses pembahasan kelanjutan pembangunan pelabuhan Cilamaya terus berlanjut. Pekan lalu, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bahkan telah menyerahkan hasil kajian mereka terhadap kelanjutan proyek tersebut.

Adrinof Chaniago, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional mengatakan bahwa kajian Bappenas tersebut berisi dua pilihan. Pertama, melanjutkan pembangunan pelabuhan Cilamaya. Ke dua, memilih pelabuhan  Tanjung Priok untuk menunjang arus barang dan logistik di kawasan Jakarta dan daerah penyangganya.

"Masing-masing pilihan ada konsekuensinya, kalau tetap bangun Cilamaya konsekuensinya apa, kalau memilih Priok konsekuensinya apa," kata Adrinof akhir pekan lalu.

Sayang, Adrinof tidak mau mengungkapkan lebih lanjut mengenai konsekeunsi-konsekuensi yang harus dihadapi oleh pemerintah dari dua pilihan tersebut. "Keputusan di tangan presiden, tidak bisa kami buka," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×