kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Bea keluar granit dan zirconium akan direvisi


Kamis, 31 Januari 2013 / 15:58 WIB
ILUSTRASI. Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyemprotkan cairan disinfektan di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (1/12/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempertimbangkan untuk menghapus bea keluar (BK) ekspor khusus produk mineral granit dan zirconium. Hal ini disampaikan oleh Thamrin Sihite, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian ESDM di Jakarta, Kamis (31/1).

Usulan penghapusan BK ekspor granit dikarenakan granit yang diproduksi di Indonesia sudah diolah walaupun terbatas. “Kalau granit sudah dipoles tidak perlu dikenakan bea keluar lagi," kata Thamrin kepada wartawan.

Sedangkan usulan penghapusan BK ekspor mineral zirconium dipertimbangkan karena teknologi pengolahan zirconium masih terbatas. Maka itu Thamrin menilai, zirconium yang sudah diolah terbatas tak perlu lagi dikenakan bea keluar. "Zirconium kalau memang sudah diolah berapa persen, harusnya jangan lagi dikenakan bea keluar," ujar Thamrin.

Thamrin mengatakan, saat ini baru dua jenis mineral itu saja yang direncanakan direvisi atau dibebaskan dari pengenaan bea keluar. "Jangan disebut tidak ada revisi," ujarnya. Namun sayang, Thamrin tidak menjelaskan lebih lanjut tentang rencana revisi tersebut.

Namun, untuk merevisi aturan BK ekspor mineral tersebut, pemerintah harus merevisi Peraturan Menteri (Permen) Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 7/2012 tentang Peningkatan Nilai Tambah Mineral Melalui Pembangunan Smelter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×