kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Begini strategi bisnis Indo Tambangraya Megah (ITMG) di tahun ini


Selasa, 11 Mei 2021 / 21:05 WIB
ILUSTRASI. Indo Tambangraya Megah (ITMG) menargetkan volume penjualan batubara sebesar 20,7 juta ton-22,9 juta ton.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) telah menyiapkan sejumlah strategi baru di tahun ini dengan tajuk Empat Plus Sasaran Utama. Strategi pertama yakni, melindungi karyawan secara jasmani dan rohani dari ancaman Covid-19. Hal itu salah satunya dilakukan dengan cara menyediakan bantuan kesehatan dan logistik kepada masyarakat sekitar tambang selama pandemi.

ITMG juga berencana ikut serta dalam program vaksinasi gotong-royong demi kebaikan seluruh karyawan. Kedua, Indo Tambangraya akan terus mengoptimalisasi keuntungan dengan menetapkan target volume produksi sebesar 17,7 juta ton-19,9 juta ton, dengan nisbah kupas 9,7 kali. Serta target volume penjualan batubara sebesar 20,7 juta ton-22,9 juta ton.

“Baik angka target volume produksi  dan volume penjualan dapat mengalami perubahan apabila disetujui oleh pemerintah,” terang manajemen ITMG dalam siaran pers, Selasa (11/5).

Di samping itu, Indo Tambang juga akan menciptakan nilai sepanjang rantai batubara di antaranya, mendapatkan batubara pihak ketiga sebanyak 2,5 juta ton-2,9 juta ton dan menambang 4,3 juta ton yang dilakukan oleh anak perusahaan sendiri. Ketiga, ITM akan melanjutkan transformasi digital dengan target andalan mempercepat transisi pertumbuhan secara digital, dan rasionalisasi harga.

Baca Juga: Harga jual meningkat, laba Indo Tambangraya (ITMG) melesat 191%

“Transformasi digital diharapkan dapat membangun platform yang sangat cepat dan memberikan layanan dengan nilai tambah. Di samping itu, transformasi digital diharapkan juga dapat membentuk sumber daya manusia dengan budaya digital, tidak rapuh dan berfokus pada tata kelola perusahaan yang baik,” ungkap Indo Tambangraya.

Di sisi lain, ITM juga akan menjajaki transformasi bisnis baru di luar penambangan batubara, yaitu mengembangkan kapasitas menuju tren energi masa depan, mengeksplorasi potensi investasi yang menangkap pertumbuhan tinggi dari tren energi baru, menggunakan sumber daya terbarukan di seluruh lokasi tambang yang ada, dan ikut serta dalam tren hilirisasi batubara yang di antaranya proyek uji coba underground coal gasification.

Baca Juga: Kementerian BUMN berharap proyek gasifikasi batubara bisa pangkas impor LPG

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×