kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Menteri Bahlil Ajukan Lebih dari 18 Proyek Hilirisasi ke Presiden Prabowo


Rabu, 11 Februari 2026 / 19:53 WIB
Menteri Bahlil Ajukan Lebih dari 18 Proyek Hilirisasi ke Presiden Prabowo
ILUSTRASI. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (KONTAN/Diki Mardiansyah)


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Lahadalia mengatakan pihaknya tengah mengajukan lebih dari 18 proyek hilirasasi kepada Presiden Prabowo Subianto.

"Kami juga melaporkan tentang perkembangan hilirisasi. Jadi tadi dari Danantara, dari 18 proyek yang sudah disampaikan, enamnya sudah groundbreaking, sisanya juga akan dilakukan dalam waktu dekat," kata Bahlil di Istana Negara, Rabu (11/02/2026).

"Nah, kami sebagai Ketua Satgas juga sudah merumuskan beberapa program hilirisasi baru tambahan," tambah Bahlil.

Ia menyebut, penambahan ini didorong untuk menekan produk-produk impor ke dalam negeri. 

Baca Juga: Danantara Targetkan Groundbreaking 18 Proyek Hilirisasi Selesai Semester I 2026

"Karena kita dorong adalah bagaimana bisa semua kebutuhan dalam negeri yang selama ini kita impor, itu bisa kita produksi dalam negeri dan sekaligus untuk penciptaan nilai tambah," ungkap dia.

Sebelumnya dalam catatan Kontan, Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah resmi melaksanakan groundbreaking fase pertama atau peletakan batu pertama atas 6 proyek hilirisasi yang terletak di 13 lokasi di Indonesia.

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani menyampaikan besar investasi yang dikeluarkan Danantara untuk keenam proyek ini adalah sebesar US$ 7 miliar atau setara dengan Rp 118,13 triliun (asumsi kurs US$ 1 = Rp 16.876,15).

Baca Juga: Danantara Luncurkan 6 Proyek Hilirisasi Senilai US$ 7 Miliar, Ini Daftarnya

"Enam proyek ini akan kurang lebih investasinya kami itu mencapai US$ 7 miliar, dan ini akan menciptakan lapangan pekerjaan kurang lebih 3.000 lapangan pekerjaan," ungkap Rosan dalam agenda Groundbreaking Hilirisasi Fase-1, di Kantor Danantara, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Rosan menambahkan 6 proyek yang telah di-groundbreaking ini dinilai bukan hanya berdasarkan pada besarnya nilai investasi namun juga dari segi pembukaan lapangan kerja hingga pertumbuhan daerah.

"Bukan hanya dari segi investasi, tapi juga dari segi pemberian pekerjaan, dari segi pertumbuhan daerah dan juga pertumbuhan nasional tentunya akan berdampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian kita," tambah Rosan.

Baca Juga: Danantara Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi, Total Nilai Capai US$ 7 Miliar

Selanjutnya: Panin AM Optimistis AUM Reksadana Tumbuh, Targetkan Rp 17 Triliun di 2026

Menarik Dibaca: Hujan Ekstrem Landa Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×