kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Begini Strategi Hatten Bali (WINE) Kerek Kinerja di Tahun 2023


Sabtu, 04 November 2023 / 20:05 WIB
Begini Strategi Hatten Bali (WINE) Kerek Kinerja di Tahun 2023
ILUSTRASI. Hatten Bali (WINE) optimistis kinerja di tahun 2023 lebih baik dari tahun lalu


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen minuman alkohol (minol) asal Bali, PT Hatten Bali Tbk (WINE) optimistis raih kinerja lebih baik di tahun 2023. 

Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan WINE, Ketut Sumarwan mengatakan, Hatten Bali optimistis kinerja keuangan pada tahun 2023 akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan, WINE memiliki strategi dengan melakukan serangkaian program pemasaran untuk memperluas market share dan melakukan inovasi terhadap produk. Hal tersebut diharapkan bisa menarik konsumen terhadap produk WINE.

Terbaru, WINE akan melakukan launching produk baru dengan merk hatten chenin blanc pada 2 November 2023.

Baca Juga: Laba Hatten Bali (WINE) Melonjak 341,88% di Semester I 2023

Ketut bilang, kinerja pada periode Januari - September 2023 menghasilkan kinerja yang sangat baik. Hal tersebut dapat dilihat dari penjualan dan perolehan laba bersih yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

WINE berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 110 miliar, meningkat sebesar 71 % dibandingkan dengan pendapatan September 2022 sebesar Rp 64 miliar. Faktor yang mempengaruhi peningkatan penjualan didorong oleh adanya tren konsumsi masyarakat yang naik dan kunjungan wisatawan dari domestik dan mancanegara yang semakin besar.

"Ya, menunjukkan tren positif. Hal ini dapat dilihat dari laba sebelum pajak sebesar Rp 24,5 miliar atau meningkat 320% dibandingkan September 2022 sebesar Rp 5,8 miliar," kata Ketut saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (3/11).

WINE menargetkan penjualan dan pendapatan di tahun ini akan meningkat 20% dari tahun 2022. Manajemen WINE percaya bisnis wine di pasar domestik memiliki prospek yang baik.

 

Dampak positif kebangkitan pariwisata dan tren kedatangan turis asing ke Bali telah mengungkit permintaan produk perusahaan. Maklum, sebanyak 70% pasar WINE merupakan turis asing di Bali, terutama turis Australia. Sisanya merupakan pasar lokal di luar Bali yang terdiri atas kota-kota besar di Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×