kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45906,00   16,21   1.82%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Begini Strategi Jasa Marga (JSMR) Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran 2024


Minggu, 14 April 2024 / 13:18 WIB
Begini Strategi Jasa Marga (JSMR) Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran 2024
ILUSTRASI. Gerbang Tol Cikampek Utama I


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) bakal memberlakukan sejumlah strategi dalam mengantisipasi kepadatan kendaraan di Gerbang Tol (GT) utama pada momen arus balik lebaran 2024.

Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur mengatakan dalam mengantisipasi kepadatan di GT Cikampek Utama (Cikatama) arah Jakarta, pihaknya melakukan pelebaran lajur tol Cipali menjadi enam jalur.

Pihaknya, juga akan memaksimalkan seluruh lajur transaksi yang mencapai 35 lajur dan 28 mobile reader, top up mobile sebanyak 15 unit dan petugas on call.

“Selain itu, penggunaan lane control signal dan DMS Gerbang untuk mengoptimalkan lajur contraflow,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Sabtu (13/4).

Baca Juga: Begini Prediksi Jasa Marga (JSMR) Soal Kenaikan Lalin Selama Mudik Lebaran 2024

Subakti mengungkapkan, untuk mengantisipasi kepadatan pada KM 66 ruas tol Jakarta – Cikampek pihaknya akan memberlakukan rekayasa lalu lintas menjadi tiga lajur mulai dari KM 72 sampai dengan KM 47.

Kemudian, pengalihan ke ruas tol Japek 2 Selatan dengan kapasitas maksimal 500 kendaraan per jam yang dilakukan pada siang hari.

Berikutnya, kata Subakti, peningkatan keselamatan lajur contraflow dan himbauan kepada pengguna jalan terkait penggunaan lajur contraflow 3.

Balancing lajur oneway KM 414 sampai dengan KM 72 dengan tambahan akses masuk oneway dari GT Pejagan dan Ciperna Timur,” kata dia.

Baca Juga: Jasa Marga (JSMR) Prediksi Puncak Arus Balik Terjadi pada Senin 15 April 2024

Lebih lanjut, Subakti menambahkan, pihaknya mengimbau kepada pemudik untuk memanfaatkan potongan tarif tol pada H+6 sampai dengan H+7 atau 17 April mulai pukul 05.00 sampai 19 April pukul 05.00 untuk tol Jakarta hingga Semarang.

“Jasa Marga mengusulkan kepada Pemerintah untuk pengaturan waktu kerja karyawan atau memberlakukan WFH pada H+5 sampai dengan H+8,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×