CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Belanja online meningkat, volume pengiriman barang SiCepat naik 18%


Jumat, 08 Mei 2020 / 17:12 WIB
ILUSTRASI. Konsumen mendapatkan pelayanan saat mengirimkan paket barang di Sicepat Ekspres di ITC Kuningan, Jakarta, Kamis (06/09). Belanja online meningkat, volume pngiriman barang SiCepat naik 18%. KONTAN/Fransiskus Simbolon/06/09/2018


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan ekspedisi SiCepat Express mencatatkan peningkatan volume pengiriman barang hingga 18% setelah ditetapkannya pembatasan sosial berskala besar di wilayah Jabodetabek guna mengurangi penyebaran virus corona atau Covid-19 dan sejak diberlakukannya social distancing dengan menjalankan kampanye #Dirumahaja.

Chief Marketing Officer SiCepat Wiwin Dewi Herawati menjelaskan, layanan regular masih mendominasi layanan yang paling diminati. "Prediksi kita di awal tahun peningkatannya nya rata-rata di angka 9%, tetapi kenyataannya tercapai di atas target yaitu sekitar 18%," ujar Wiwin kepada kontan.co.id, Jumat (08/5).

Baca Juga: Terdampak PSBB, volume pengiriman barang J&T Express naik 15%

Wiwin memaparkan, sampai saat ini per harinya SiCepat mengirimkan sebanyak lebih dari 700.000 paket se-Indonesia. Selain itu, jumlah pendapatan yang telah dikantongi sepanjang kuartal I 2020 sekitar Rp 604 miliar. SiCepat juga targetkan pertumbuhan pendapatan Rp 3,6 triliun atau naik sekitar 157% di sepanjang tahun ini.

Di sisi lain, dalam meminimalkan kerugian di tengah pandemi corona, pihaknya juga meluncurkan produk -produk yang inovatif, menambah channel distribusi dengan menggandeng beberapa partner.

SiCepat juga berinovasi dengan meluncurkan tarif Harga Mulai Lima Ribu (HALU) adalah tarif ekonomi yang membantu buyer maupun seller dimana saat ini semua orang membutuhkan belanja online, sehingga HALU juga menjadi solusi. Selain itu juga memberikan diskon tarif hemat sekitar 10% pada produk Siuntung.

"Kami tetap memberikan layanan yang bisa membantu seller tumbuh bisnisnya, seperti tarif SiUntung dan tarif Halu pada e-commerce," katanya.

Baca Juga: Citilink kembali mengudara, ini dokumen yang harus disiapkan calon penumpang

Wiwin mengungkapkan, dengan diberlakukannya karantina wilayah di beberapa daerah membuat pengiriman barang SiCepat menjadi terkendala. "Saat ini hanya pengiriman ke Papua dan Maluku saja yang mengalami kendala, karena memang ada larangan bagi seluruh ekspedisi, lainnya tidak ada," kata Wiwin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×