kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Beleid e-commerce diharapkan rampung tahun ini


Jumat, 06 Maret 2015 / 16:59 WIB
ILUSTRASI. Manfaat daun suruhan sering digunakan sebagai obat bisul, luka bakar, rematik gout, asam urat, dan sakit ginjal.


Reporter: Handoyo | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) mengharap beleid terkait pengaturan perdagangan elektronik atau e-commerce ini dapat terselesaikan pada tahun ini. Meski demikian, masih perlu pembenahan yang harus segera diselesaikan.

Menteri Perdagangan Rachmat Gbel bilang, salah satu yang pelu diperhatikan dalam implementasi e-commerce yang telah berjalan ini adalah terkait dengan perlindungan konsumen. "Ini yang masih mau kita bahas. Masih banyak yang harus kita lihat apa saja dampak e-commerce yang akan merugikan konsumen," kata Rachmat, Jumat (6/3).

Meski demikian, pihaknya tetap mendukung bila bisnis e-commerce di dalam negeri tetap berkembang. Menjamurnya perdagangan elektronik ini juga diharapkan tidak mematikan bisnis lokal, jangan sampai dengan keberadaan e-commerce ini membuat perdagangan fisik gulung tikar. 

Rachmat sendiri mengatakan, sebenarnya pertemuan yang dilakukan antar kementerian dan lembaga yang menangani e-commerce ini sudah sering dilakukan. Meski demikian, Rachmat mengharap dengan adanya koordinasi dari Menko Perekonomian, kebijakan e-commerce dapat segera terselesaikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×