kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pemerintah akan susun daftar kendala e-commerce


Jumat, 06 Maret 2015 / 15:10 WIB
Pemerintah akan susun daftar kendala e-commerce
ILUSTRASI. Manfaat kemiri untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Handoyo | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memberi tenggat waktu dua minggu bagi Kemenerian dan Lembaga yang terkait dengan pembahasan perdagangan elektronik atau e-commerce. Waktu tersebut dibutuhkan untuk menganalisis atau mengidentifikasikan persoalan-persoalan yang mengelayuti sektor bisnis ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, selama ini perkembangan bisnis e-commerce yang cepat belum terimbangi dengan regulasi yang ada di dalam negeri. "Kita belum cukup siap dengan kerangka regulasi yang memadai, sistem payment belum selesai, kemudian berbagai masalah pajak, keamanan, perlindugaan konsumen," ujar Sofyan, Jumat (6/3).

Dalam dua minggu mendatang, diharapkan kementerian maupun lembaga yang bersinggungan dengan bisnis e-commerce ini dapat meneyerahkan segala kekurangan di sektor perdagangan elektronik dalam negeri. 

Sofyan menambahkan, setelah masing-masing Kementerian maupun lembaga menyerahkan beberapa catatan dan persoalannya terkait dengan sektor e-commerce ini, maka akan ditentukan mana saja yang diprioritaskan diselesaikan. 

Bila regulasi terkait dengan e-commerce ini tidak segera di selesaikan maka konsumen akan semakin dirugikan. "Kalau tidak siap, e-commerce tetap akan jalan tetapi tanpa regulasi, konsumer tidak terlindungi. Pembayaran tidak terjamin, pajak tidak terkoleksi, tidak tahun siapa yang jual," ujar Sofyan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×