kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Beras Bulog Dioplos, Budi Waseso Lapor ke Satgas Pangan


Rabu, 08 Februari 2023 / 12:09 WIB
Dirut Perum Bulog Budi Waseso di Jakarta, Kamis (2/2/2023). Beras Bulog Dioplos, Budi Waseso Lapor ke Satgas Pangan


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengklaim pihaknya telah melaporkan terkait adanya dugaan pengoplosan dan pengemasan ulang beras Bulog di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) kepada Satgas Pangan. 

"Tenang pasti ditangani, ini perlu waktu karena baru ditemukan," kata Buwas pada saat dijumpai dalam kunjungan ke Hypermart Puri Indah, Jakarta Barat, Rabu (8/2). 

Ia menegaskan bahwa Satgas Pangan telah memulai kerjanya dan akan ditindak lanjuti. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk turut mengawal terkait distribusi beras impor Bulog. 

Baca Juga: Stok Beras di Pasar Induk Cipinang Menipis Meski Bulog Sudah Turun Tangan

"Bantu kami menagawal, kalau ketemu lapor satgas, apalagi kalau ada potret dan rekaman, ini bukti pasti ditindak lanjuti," papar Buwas. 

Sebelumnya, ia telah menemukan bahwa ada pedagang nakal yang melakukan oplos beras Bulog dengan beras lain untuk dijual secara komersial. Tujuan utama oplos beras Bulog ini untuk mendapatkan keuntungan. 

Ia menegaskan bahwa, Beras Bulog tidak boleh dioplos apalagi dikemas ulang untuk diperjual belikan secara komersil. 

Menurutnya hal ini melanggar pada Undang-Undang Perlindungan konsumen. 

Baca Juga: Diserbu Pembeli dari Luar Jabodetabek, Stok Beras di Pasar Induk Cipinang Menipis

Bahkan menurutnya tindakan itu dapat dikategorikan sebagai tindakan korupsi atau tindakan lainya. 

Menurutnya hal ini juga yang membuat harga beras di lapangan terus melambung, padahal ia mengatakan pihaknya sudah melakukan operasi pasar. 

"Pedagang tidak dilarang mengambil keuntungan, tapi jangan mengakali seperti ini," ucap Buwas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×