kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Berencana bangun smelter nikel, begini persiapan Samindo Resources (MYOH)


Minggu, 03 Oktober 2021 / 16:16 WIB
ILUSTRASI. PT Samindo Resources


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

Zaki menjelaskan, dengan meningkatnya produksi klien maka volume penanganan batubara oleh perusahaan juga diharapkan ikut terkerek.

Dalam catatan Kontan, hingga akhir Juni 2021 lalu, MYOH telah merealisasikan sebanyak 18,40 juta bcm OB, 5,76 juta ton coal getting, serta 14,22 juta ton coal hauling untuk tahun buku 2021. 

MYOH tercatat membukukan laba bersih senilai US$ 13,90 juta di semester I-2021. Laba ini naik 15,73% dari laba bersih di periode sama tahun lalu sebesar US$ 12,01 juta.

Emiten kontraktor pertambangan ini membukukan pendapatan US$ 81,97 juta, menurun 15,89% dari pendapatan di periode sama tahun lalu sebesar US$ 97,46 juta.

Seluruh pendapatan MYOH di semester I-2021 berasal dari PT Kideco Jaya Agung yang merupakan anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY). Secara rinci, pendapatan ini terdiri atas pendapatan dari jasa pemindahan tanah dan pengambilan batubara senilai US$ 56,42 juta, pendapatan dari jasa pengangkutan batubara senilai US$ 24,53 juta, dan pendapatan dari jasa pengeboran, eksplorasi dan lainnya  senilai US$ 1,02 juta.

Selanjutnya: Panca Mitra Multiperdana (PMMP) optimistis dapat mencapai target tahun ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×