kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.969   56,00   0,31%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Berikut mobil-mobil di bawah 1.500 cc yang tak dapat insentif PPnBM nol persen


Selasa, 16 Februari 2021 / 11:54 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sedangkan Suzuki bisa dibilang jadi merek dengan impor paling banyak, terlebih di kelas 1.500 cc ke bawah. Tercatat hanya Karimun Wagon R yang diproduksi secara lokal, karena masuk dalam skema LCGC. Selebihnya masih banyak yang didatangkan dari India, mulai dari Ignis, Baleno, SX-4, hingga Jimny yang khusus datang dari Jepang. 

Berikut ini mobil-mobil di bawah 1.500 cc yang tak mendapat insentif PPnBM 0 Persen: 

- Daihatsu All New Sirion Rp 201,750 juta sampai Rp 216,5 juta 

- Honda New City Rp 352,6 juta 

- Nissan All New Kicks e-Power Rp 451 juta 

- All New Magnite Rp 208,8 juta sampai Rp 238,8 juta 

Baca Juga: Pengamat: Pembebasan PPnBM mobil bisa menunda implementasi kendaraan listrik

- Suzuki New Ignis Rp 175,5 juta sampai Rp 204,5 juta 

- New Baleno Rp 235 juta sampai Rp 247,5 juta 

- New SX-4 S-Cross Rp 302 juta sampai Rp 317 juta 

- Jimny Rp 395 juta sampai Rp 411 juta

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Deretan Mobil-mobil di Bawah 1.500 cc yang Tidak Dapat Insentif PPnBM"
Penulis : Dio Dananjaya
Editor : Azwar Ferdian

Selanjutnya: Relaksasi PPnBM mobil baru dinilai berpotensi tunda implementasi mobil listrik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×