kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Berikut mobil-mobil di bawah 1.500 cc yang tak dapat insentif PPnBM nol persen


Selasa, 16 Februari 2021 / 11:54 WIB
Berikut mobil-mobil di bawah 1.500 cc yang tak dapat insentif PPnBM nol persen


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sedangkan Suzuki bisa dibilang jadi merek dengan impor paling banyak, terlebih di kelas 1.500 cc ke bawah. Tercatat hanya Karimun Wagon R yang diproduksi secara lokal, karena masuk dalam skema LCGC. Selebihnya masih banyak yang didatangkan dari India, mulai dari Ignis, Baleno, SX-4, hingga Jimny yang khusus datang dari Jepang. 

Berikut ini mobil-mobil di bawah 1.500 cc yang tak mendapat insentif PPnBM 0 Persen: 

- Daihatsu All New Sirion Rp 201,750 juta sampai Rp 216,5 juta 

- Honda New City Rp 352,6 juta 

- Nissan All New Kicks e-Power Rp 451 juta 

- All New Magnite Rp 208,8 juta sampai Rp 238,8 juta 

Baca Juga: Pengamat: Pembebasan PPnBM mobil bisa menunda implementasi kendaraan listrik

- Suzuki New Ignis Rp 175,5 juta sampai Rp 204,5 juta 

- New Baleno Rp 235 juta sampai Rp 247,5 juta 

- New SX-4 S-Cross Rp 302 juta sampai Rp 317 juta 

- Jimny Rp 395 juta sampai Rp 411 juta

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Deretan Mobil-mobil di Bawah 1.500 cc yang Tidak Dapat Insentif PPnBM"
Penulis : Dio Dananjaya
Editor : Azwar Ferdian

Selanjutnya: Relaksasi PPnBM mobil baru dinilai berpotensi tunda implementasi mobil listrik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×