kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.004,12   8,15   0.82%
  • EMAS974.000 0,72%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Berkilau, Ekspor Mutiara Laut Naik Signifikan Tembus Rp 82,35 miliar Sepanjang 2021


Jumat, 28 Januari 2022 / 10:27 WIB
Berkilau, Ekspor Mutiara Laut Naik Signifikan Tembus Rp 82,35 miliar Sepanjang 2021
ILUSTRASI. Mutiara air laut/KONTAN/Carolus Agus W/03/12/2008.


Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat kenaikan signifikan dalam ekspor mutiara laut dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di tahun 2021.

Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Mataram mencatat ekspor tahun lalu mencapai Rp 82,35 miliar.

"Peningkatannya hampir 100%, sebagai catatan di tahun 2020 ekspor mutiara hanya Rp 8,79 miliar," kata Kepala BKIPM Mataram, Obing HA dalam keterangan resmi, Jumat (28/1).

Menurut Obing, Australia menjadi negara tujuan ekspor dengan mencapai Rp 78,63 miliar. Negara lain tujuan utama ekspor mutiara laut yakni Hongkong senilai Rp2,66 miliar, China Rp 745,23 juta, India Rp 279 juta, Amerika Serikat Rp 76,40 juta, dan Taiwan Rp 2 juta.

Baca Juga: Terkadang, harta karun tidak harus digali atau dicari hingga ke ujung dunia

Ia optimistis ekspor mutiara laut akan semakin meningkat di tahun ini sejalan dengan tingginya permintaan pasar global. "Negara tujuan ekspor relatif membaik ekonominya, dan di awal tahun ini juga sudah mulai banyak pengiriman ekspor mutiara laut," jelas Obing.

Obing juga menyebut bahwa jajarannya akan terus memberikan pendampingan ke pelaku usaha serta pembudidaya mutiara laut. Menurutnya hal ini sebagai bentuk komitmen penjagaan mutu/kualitas mutiara laut dari NTB.

"Kita selalu pastikan, sebelum diekspor kita cek keaslian dan terus memantau kegiatan budidayanya. Tentu ini untuk menghindari adanya penyakit di kerangnya," tegas Obing.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan, UPT sebagai bentuk kehadiran negara. Karenanya, dia meminta jajarannya untuk memberikan dampak positif, khususnya bagi masyarakat kelautan dan perikanan.

Dia pun mengingatkan, setelah 2021 KKP mengusung tagline rebound, tahun ini dengan tagline accelerate waktunya KKP untuk mengakselerasi program.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×