kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Bidik pertumbuhan pendapatan usaha dan laba, begini strategi PTPP di tahun ini


Selasa, 09 Maret 2021 / 14:15 WIB
ILUSTRASI. PTPP. KONTAN/Fransiskus Simbolon/02/06/2017


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada tahun ini PT PP (Persero) Tbk (PTPP) optimistis bisa menumbuhkan pendapatan usaha (revenue) dan laba bersih (net profit) dibandingkan perolehan tahun lalu. Emiten konstruksi plat merah ini pun menyiapkan sejumlah strategi untuk mencapai target tersebut.

Sekretaris Perusahaan PTPP Yuyus Juarsa mengungkapkan, pada tahun ini pihaknya menargetkan kontrak baru sebesar Rp 30 triliun. Angka itu tumbuh 35% dibandingkan realisasi kontrak baru PTPP pada tahun 2020 yang besar Rp 22 triliun.

Sejalan dengan kenaikan target kontrak baru, pada tahun ini PTPP membidik pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 35%. Sedangkan laba bersih PTPP ditarget bisa tumbuh hingga 235% dibandingkan realisasi tahun lalu.

"Untuk mencapai pertumbuhan kinerja tersebut, PTPP akan memaksimalkan burning perolehan proyek tahun 2020 untuk menjadikan pendapatan yang di jual tahun ini," kata Yuyus kepada Kontan.co.id, Selasa (9/3).

Baca Juga: PTPP raih kontrak baru senilai Rp 1,077 triliun hingga Februari

Selanjutnya, PTPP bakal meningkatkan kualitas penetrasi pemasaran, antara lain dengan mengubah pola dan strategi pemasaran fokus pada proyek-proyek pareto dengan pendanaan yang jelas. Lalu, memperluas segmentasi pasar masuk ke pasar-pasar potensial.

"Dengan demikian akan meningkatkan perolehan kontrak baru dan meningkatkan burning ratio. Smart recycling asset juga akan dilakukan tahun ini  dan juga strategi defensif lainnya," terang Yuyus.

Selain itu, insentif di sektor properti yang dikucurkan pemerintah pada awal tahun ini bakal menjadi katalis positif bagi pertumbuhan kinerja PTPP dan anak usaha, khususnya PT PP Properti Tbk (PPRO).

Insentif sektor properti yang diberikan pemerintah antara lain berupa Loan to Value (LTV) 100% atau DP 0%, serta insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah tapak dan rumah susun siap huni (ready stock) dari Maret hingga Agustus 2021.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×