kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Bila produksi melimpah, Bulog jajaki ekspor beras


Kamis, 24 Januari 2019 / 18:17 WIB
Bila produksi melimpah, Bulog jajaki ekspor beras


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog percaya diri pada panen raya tahun ini, Indonesia dapat melakukan ekspor beras. Patokannya adalah bila penyerapan Bulog melebihi kapasitas gudang Bulog sebesar 3,6 juta ton.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) optimistis hal itu dapat direalisasikan pada tahun ini. Selain syarat gudang Bulog terpenuhi untuk ekspor, pihaknya juga memastikan kalau kebutuhan dalam negeri dapat terpenuhi.

"Kalau nanti gudang maksimal satu terpenuhi 1,8 juta ton (hasil panen) penyerapan petani gabah beras gudang kita sudah over, kita akan keluarkan dengan ekpor," jelas dia, Kamis (24/1). Saat ini, stok beras Bulog mencapai 2,1 juta ton.

Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) ini menuturkan sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk ekspor ini. Bahkan ia mengaku, sudah ada beberapa negara yang menghubungi untuk ekspor.

Namun sayangnya, ia masih belum mau membeberkan negara mana yang sudah berminat. Tapi ia memastikan, hasil beras yang dihasilkan Indonesia bisa bersiang dengan negara-negara lain. "Saya sudah cek dan sipastikan kita bersaing, apalagi beberapa wilayah kita menghaislkan beras yang berkualitas, jadi kita aka ekdpor dari daerah-daerah itu," tutur Buwas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×