Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.455
  • EMAS663.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Bisnis makanan dan minuman tetap menggoda

Senin, 13 Agustus 2018 / 07:25 WIB

Bisnis makanan dan minuman tetap menggoda
ILUSTRASI. Rak makanan dan minuman di minimarket

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis sektor makanan dan minuman (mamin) tetap menggiurkan. Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Perindustrian (Kemperin), industri ini berhasil tumbuh hingga 8,67% year on year (yoy) pada kuartal II-2018. 

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Adhi Lukman menilai, peningkatan penjualan di kuartal II-2018 sebagian besar didorong oleh permintaan selama bulan puasa dan lebaran. "Penjualan industri mamin pada lebaran tahun ini memang lebih baik dibandingkan lebaran tahun lalu," ujar dia kepada KONTAN, Minggu (12/8).


Menurut Adhi, konsumsi masyarakat juga didorong oleh kucuran tunjangan hari raya (THR) yang terus membaik setiap tahun. Hal tersebut mengerek kembali daya beli masyarakat.

Namun, rintangan industri makanan dan minuman pada semester II-2018 dinilai akan lebih berat. Salah satu indikasinya adalah pelemahan kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Sejak awal tahun ini hingga akhir pekan lalu, rupiah sudah melemah 6% terhadap dollar AS. Gejolak nilai tukar bakal mempengaruhi harga bahan baku dan produk pangan, terutama produk pangan semi proses.

"Mungkin industri kecil bakal terpengaruh, namun pemain besar masih bisa bertahan. Hanya saja, margin keuntungannya menjadi menurun," ungkap Adhi.

Di paruh kedua tahun ini, industri mamin tetap memiliki peluang untuk terus bertumbuh. Geliat sektor mamin akan didorong sejumlah event besar, termasuk ajang Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang.

Kemperin memprediksikan, ajang olahraga terbesar di Asia ini akan dihadiri lebih dari 150.000 orang turis mancanegara. Bagi perusahaan mamin yang menjadi sponsor Asian Games pasti memiliki booth masing-masing di dua kota tempat event berlangsung, Jakarta dan Palembang.

Salah satu sponsor adalah PT Alpen Food Industry (AFI), yang memproduksi es krim Aice. Selain mengeluarkan varian es krim khusus Asian Games, merek es krim asal Jepang itu juga akan hadir di 17 venue pertandingan.

Selain Asian Games, pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali dinilai mampu mengerek daya beli dan konsumsi produk mamin.

 


Reporter: Agung Hidayat
Editor: Sanny Cicilia
Video Pilihan

TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0590 || diagnostic_web = 0.3291

Close [X]
×