kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

BLTZ lihat kemungkinan model bisnis baru pasca pandemi corona berakhir


Kamis, 14 Mei 2020 / 20:02 WIB
BLTZ lihat kemungkinan model bisnis baru pasca pandemi corona berakhir
ILUSTRASI. Bioskop CGV. REUTERS/Willy Kurniawan

Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manael Sudarman, Sales and Head of Marketing PT Graha Layar Prima Tbk, pemilik dan operator CGV Cinemas di Indonesia menilai bisnis bioskop cukup sulit untuk menerapkan work from home (WFH) saat memasuki periode 'new normal'.

Hal tersebut lantaran untuk operasional di bioskop tidak memungkinkan dengan ada beberapa alat dan perangkat sinema yang tidak bisa dioperasikan dari rumah. Hanya saja, untuk karyawan yang berada di kantor pusat ia tak menutup kemungkinan menjadi model bisnis ke depan

Baca Juga: Pandemi menyerang, Vox Cinemas akan meluncurkan bioskop drive-in di Dubai

Namun, ia bilang harus dipikirkan sistemnya agar WFH ini bisa berjalan efektif. "Untuk itu, harus ada alat ukurnya, misal tingkat produktivitas, komunikasi antar departemen, keamanan cyber dan lainnya," ujarnya kepada  kontan.co.id , Kamis (14/5).

Oleh sebab itu, untuk implementasinya ia menyebut tentunya dengan membuat kebijakan/peraturan/protokol supaya implementasi WFH jelas dan mudah dipahami karyawan. Termasuk kebijakan laporan harian dan komunikasinya.

Menurutnya, kebijakan/SOP ini untuk memudahkan dalam membuat budget yang dibutuhkan untuk WFH agar karyawan mendapat teknologi yang tepat, perangkat, bandwidth dan koneksi yang aman untuk menjalankan tugas secara efektif. "Lalu kebijakan tersebut dievaluasi dengan melakukan ujicoba/simulasi supaya bisa memperhitungkan potensi hambatan yang muncul saat implementasi," lanjutnya.

Di tengah pandemi virus corona ini, CGV juga terus berupaya menjaga kinerja perusahaan dengan kegiatan digital marketing di seluruh online platform/Social Networking Service CGV. Selain itu, pihaknya juga berinovasi dengan beralih ke virtual dan memaksimalkan konten-konten kreatif di digital platform.

Baca Juga: Bioskop tutup akibat corona, produsen film AS alihkan layanan ke versi digital

Kemudian, emiten dengan kode saham BLTZ ini juga berupaya dengan mengurangi biaya-biaya sewa tempat melalui negosiasi maupun kerjasama dengan pemilik lahan. Juga, dengan melakukan kolaborasi dengan para pelaku industri film dalam mempersiapkan film-film lokal terbaru yang akan ditayangkan di bioskop CGV usai kondisi ini pulih.

"Kami terus berupaya menstabilkan bisnis perseroan dengan menurunkan sebisa mungkin beban biaya usaha," tutupnya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×