kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Boeing 737 Max 10 yang dibeli Lion Air Group irit bahan bakar hingga 20%


Selasa, 10 April 2018 / 18:29 WIB
Kontrak pembelian pesawat Boeing 737 MAX 10 oleh Lion Air


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Lion Mentari Airlines atau Lion Air Group hari ini (10/4) telah membeli 50 pesawat Boeing tipe 737 Max 10. Kontrak pembelian disebut sekitar US$ 6,24 miliar atau sekitar Rp 85,78 triliun jika dikonversi ke rupiah dengan kurs Rp 13,747 per US$.

Presiden Direktur dan CEO Lion Air Group Edward Sirait mengatakan dari informasi yang ia dapatkan, pesawat baru Lion Air itu 20% lebih irit bahan bakar. “Bisa terbang nonstop selama 7-8 jam,”jelasnya pada Selasa (10/4).

Boeing 737 Max 10 direncanakan untuk didatangkan pada tahun 2023. Edward mengatakan ada kemungkinan sebagian datang lebih awal di tahun 2020.

Adapun terkait pendanaan pembelian pesawat itu berasal dari Bank Exim Amerika (Export Import Bank of United States). Edward menjelaskan, soal bunga pendanaan itu disebutnya sangat kecil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×