kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Boeing 737 Max 10 yang dibeli Lion Air Group irit bahan bakar hingga 20%


Selasa, 10 April 2018 / 18:29 WIB
Kontrak pembelian pesawat Boeing 737 MAX 10 oleh Lion Air


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Lion Mentari Airlines atau Lion Air Group hari ini (10/4) telah membeli 50 pesawat Boeing tipe 737 Max 10. Kontrak pembelian disebut sekitar US$ 6,24 miliar atau sekitar Rp 85,78 triliun jika dikonversi ke rupiah dengan kurs Rp 13,747 per US$.

Presiden Direktur dan CEO Lion Air Group Edward Sirait mengatakan dari informasi yang ia dapatkan, pesawat baru Lion Air itu 20% lebih irit bahan bakar. “Bisa terbang nonstop selama 7-8 jam,”jelasnya pada Selasa (10/4).

Boeing 737 Max 10 direncanakan untuk didatangkan pada tahun 2023. Edward mengatakan ada kemungkinan sebagian datang lebih awal di tahun 2020.

Adapun terkait pendanaan pembelian pesawat itu berasal dari Bank Exim Amerika (Export Import Bank of United States). Edward menjelaskan, soal bunga pendanaan itu disebutnya sangat kecil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×