kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bogasari tambah impor gandum


Kamis, 19 Februari 2015 / 15:12 WIB
ILUSTRASI. Manfaat bawang putih untuk kesehatan.


Reporter: Mona Tobing | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Kebutuhan gandum PT Bogasari Flour Mills (Bogasari) tahun  ini naik 5% dibandingkan dengan tahun lalu. Artinya, tahun ini impor gandum anak usaha Group Indofood ini bakal mencapai 4,2 juta ton.

Direktur Utama PT Bogasari Flour Mills Franciscus Welirang mengatakan, setiap tahunnya kebutuhan gandum secara nasional sekitar 300.000-350.000 ton. Tahun lalu impor gandum mencapai 7 juta ton, dan tahun ini diperkirakan mencapai 7,3 juta ton.

Saat ini ada sekitar 29 perusahaan yang secara tetap membutuhkan gandum. Bogasari membutuhkan sekitar 50% dari total impor gandum.

“Tahun ini Bogasari akan impor gandum sekitar 3,5 juta ton sampai 4 juta ton. Karena kapasitas produksi kami sudah full,” kata Franciscus.Sisanya sekitar 3 juta ton gandum impor dibagi rata kepada 28 perusahaan.

Franky menjelaskan, naiknya impor gandum tahun ini didorong naiknya konsumsi mi instan, biskuit dan tepung terigu. Sekitar 60%-70% dari gandum impor diolah menjadi mi instan. Sisanya sekitar 20%-30% digunakan untuk industri roti, dan 10% - 20% digunakan untuk membuat biskuit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×