kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.156   63,00   0,35%
  • IDX 4.931   -98,87   -1,97%
  • KOMPAS100 634   -13,69   -2,11%
  • LQ45 505   -8,76   -1,71%
  • ISSI 162   -4,37   -2,63%
  • IDX30 285   -4,36   -1,51%
  • IDXHIDIV20 385   -4,34   -1,11%
  • IDX80 73   -1,49   -1,99%
  • IDXV30 107   -1,38   -1,27%
  • IDXQ30 96   -1,34   -1,38%

Bogasari tambah impor gandum


Kamis, 19 Februari 2015 / 15:12 WIB
ILUSTRASI. Manfaat bawang putih untuk kesehatan.


Reporter: Mona Tobing | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Kebutuhan gandum PT Bogasari Flour Mills (Bogasari) tahun  ini naik 5% dibandingkan dengan tahun lalu. Artinya, tahun ini impor gandum anak usaha Group Indofood ini bakal mencapai 4,2 juta ton.

Direktur Utama PT Bogasari Flour Mills Franciscus Welirang mengatakan, setiap tahunnya kebutuhan gandum secara nasional sekitar 300.000-350.000 ton. Tahun lalu impor gandum mencapai 7 juta ton, dan tahun ini diperkirakan mencapai 7,3 juta ton.

Saat ini ada sekitar 29 perusahaan yang secara tetap membutuhkan gandum. Bogasari membutuhkan sekitar 50% dari total impor gandum.

“Tahun ini Bogasari akan impor gandum sekitar 3,5 juta ton sampai 4 juta ton. Karena kapasitas produksi kami sudah full,” kata Franciscus.Sisanya sekitar 3 juta ton gandum impor dibagi rata kepada 28 perusahaan.

Franky menjelaskan, naiknya impor gandum tahun ini didorong naiknya konsumsi mi instan, biskuit dan tepung terigu. Sekitar 60%-70% dari gandum impor diolah menjadi mi instan. Sisanya sekitar 20%-30% digunakan untuk industri roti, dan 10% - 20% digunakan untuk membuat biskuit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×