kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Bos Freeport Richard Adkerson temui Menteri BUMN dan Menteri ESDM, ada apa?


Jumat, 07 Februari 2020 / 19:50 WIB
Bos Freeport Richard Adkerson temui Menteri BUMN dan Menteri ESDM, ada apa?
ILUSTRASI. Chief Executive Officer Freeport McMoRan Richard Adkerson

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. CEO Freeport Mc.Moran (FCX) Richard C. Adkerson hari ini, Jum'at (7/2), mengunjungi dua kementerian yang berada di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Yakni Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kedua kementerian tersebut saling berhubungan dengan operasional Freeport di Indonesia. Maklum, sejak 21 Desember 2018 lalu, mayoritas atau sebesar 51,2% saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sudah diambil alih oleh holding tambang BUMN yang saat ini bernama Mining and Industry Indonesia (MIND ID).

Baca Juga: Pengembangan kawasan industri Bintuni dipercepat agar Papua tak tergantung Freeport

Bersama rombongan, termasuk Direktur Utama PTFI Tony Wenas, Adkerson terlebih dulu berkunjung ke Kementerian BUMN. Kunjungan dilakukan selepas salat Jum'at atau sekitar pukul 13:00 WIB.

Setelah bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Adkerson melanjutkan lawatannya ke Kementerian ESDM untuk menemui Menteri ESDM Arifin Tasrif. Sayangnya, Adkeron dan rombongan tidak banyak melayani sapaan awak media.

Meski begitu, berdasarkan keterangan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono yang ikut dalam pertemuan tersebut, lawatan Adkerson hanya untuk melakukan perbincangan umum saja. Menurut Bambang, hal itu juga dilakukan sebagai bentuk perkenalan dengan menteri baru.

Bambang bilang, tidak ada isu khusus yang dibicarakan dalam pertemuan itu. "Kan ini menteri baru, jadi perkenalan. Tadi secara umum saja, general discussion," kata Bambang selepas menghadiri pertemuan di Kementerian ESDM, Jum'at (7/2).

Baca Juga: Produksi tambang Freeport lesu, ekonomi Papua merosot hingga 15,72%





Close [X]
×