kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.543   43,00   0,25%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BPH Migas: Pengembangan infrastruktur demi dongkrak pemanfaatan gas bumi


Kamis, 23 April 2020 / 18:02 WIB
ILUSTRASI. Kilang gas


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

Menurut Jugi, demi pemanfaatan yang optimal, dibutuhkan jaringan distribusi sekitar wilayah Semarang, Kendal dan Demak.

Merujuk data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) potensi gas bumi Indonesia cukup besar yaitu 144,06 TCF terdiri dari cadangan terbukti 101,22 TSCF dan potensial 42,84 TSCF dengan produksi 7.754 MMSCFD.

Baca Juga: Ini besaran kuota solar yang ditentukan BPH Migas untuk kuartal II-2020

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM sekaligus Plt. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Ego Syahrial pada Maret lalu menuturkan kebijakan pemerintah saat ini adalah melakukan transformasi energi dari dominan minyak menjadi dominan gas. Selain itu, upaya-upaya penemuan sumber cadangan gas baru terus dilakukan.

"Ke depannya, gas menjadi masa depan energi hijau bersama dengan energi terbarukan. Transisi dari bahan bakar fosil ke gas jadi solusi untuk tantangan global saat ini," kata Ego 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×