kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Bulog akui generasi muda tak tertarik dengan pertanian


Kamis, 18 Oktober 2018 / 12:36 WIB
ILUSTRASI. Petugas memeriksa stok beras di Gudang Bulog


Reporter: Kiki Safitri | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. Perum Bulog bekerjasama dengan Yayasan Menuju Indonesia Emas menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Dunia Pertanian kepada Generasi Muda, yang diikuti oleh sekiar 100 siswa dari sejumlah SMA/SMK dan Perguruan Tinggi di Lembang, Bandung.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Siti Kuwati sebagai pemateri menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud kepedulian Bulog kepada para generasi muda dan dunia pertanian.

“Kami harapkan dengan adanya kegiatan ini, para generasi muda memiliki ketertarikan kembali pada dunia pertanian, sehingga diharapkan ke depan dunia pertanian kita akan semakin maju dan memberikan hasil pertanian yang lebih baik lagi,” kata Siti melalui rilis yang diterima KONTAN, Rabu (17/10).

Siti menambahkan, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat dan partisipasi generasi muda dalam bidang pertanian.

Adapun penyebabnya, seperti pertanian dianggap tidak mampu menopang masa depan, akses lahan dan modal yang terbatas, serta minimnya berbagai dukungan lain bagi generasi muda. Ini menyebabkan potensi pertanian tidak bisa digarap optimal.

“Kegiatan ini juga sesuai dengan Misi Program Bina Lingkungan dan Tanggungjawab Sosial (CSR) Perum Bulog, yang memiliki tagline ‘PADI’, yakni Pendampingan petani, Aksi sosial kemasyarakatan, Dukungan UMKM dan Indeks pembangunan manusia,” ujar Siti.

Dalam kegiatan ini diselenggarakan beberapa kegiatan lain seperti pengenalan Pertanian 4.0 panca petani, urban farming, microgreens, hidroponik, dan pembangunan karakter juga diadakan.

Para peserta tidak hanya mendapatkan materi di kelas namun juga diajak meninjau pertanian dan perkebunan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang.

Acara ini juga dihadiri sejumlah komunitas UMKM dan kelompok difabel yang bisa berbagi pengalaman mereka. Materi-materi tersebut dikemas dengan menarik agar para generasi muda yang mengikuti kegiatan ini dapat memahami dengan lebih baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×