kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Bulog gandeng distributor tekan harga gula pasir


Kamis, 15 September 2016 / 13:47 WIB
Bulog gandeng distributor tekan harga gula pasir


Sumber: Antara | Editor: Adi Wikanto

Manado. Perum Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut) bekerja sama dengan distributor untuk menjual gula pasir di daerah tersebut. Ini merupakan strategi agar komoditas gula cepat sampai ke tangan konsumen dengan harga yang ditetapkan pemerintah.

"Kami telah melakukan pertemuan dengan beberapa distributor gula pasir di Sulut, dan diharapkan mereka dapat menjual hingga ke pasar," kata Kepala Perum Bulog Divre Sulut Sabaruddin Amrullah, Kamis (15/9).

Sabaruddin mengatakan dengan kerja sama dengan distributor, gula pasir akan cepat sampai hingga ke tingkat pedagang, namun dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. "Harga gula pasir yang harus dijual oleh distributor yakni sebesar Rp 12.500 per kilogram, tidak lebih dari itu," katanya.

Karena gula pasir yang disubsidi pemerintah saat ini dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 12.500 per kg. Khusus untuk para distributor Bulog akan memberikan harga lebih rendah karena akan menjadi margin usaha.

Dalam waktu dekat ini, katanya, akan masuk gula pasir ke Sulut sebanyak 1.150 ton, jika distributor akan menjual langsung dipersilahkan tapi harus sesuai HET. "Kita akan melakukan penandatanganan kerja sama sehingga harga gula pasir yang sampai ke tangan masyarakat harus sesuai HET," jelasnya.

Bulog juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut untuk memantau secara rutin, agar para pedagang tetap menjual dengan harga HET. Hal ini dilakukan pemerintah guna menstabilkan harga kebutuhan pokok yang satu ini, karena saat ini masih di kisaran Rp 15.000 per kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×