kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Bulog siapkan e-commerce jual bahan pangan


Rabu, 06 Juni 2018 / 17:44 WIB
ILUSTRASI. STOK BERAS BULOG


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog berencana mengembangkan bisnis online untuk memperdagangkan berbagai komoditas pangan. Bulog pun akan membuat situs sendiri khusus untuk bisnis online ini.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog Imam Subowo mengatakan, saat ini penjualan secara online ini baru dilakukan di Bukalapak. Namun, komoditas yang dijual hanya gula saja.

“Sementara masih di Bukalapak, kami akan perluas. Nanti kami akan ada pasar sendiri di website sendiri. Itu masih dalam proses,” ujar Imam, Rabu (6/6).

Imam menyampaikan, proses kajian untuk memasuki bisnis online ini akan diselesaikan di semester II tahun ini.

Meski memasuki bisnis online, Imam mengatakan outlet Bulog seperti Rumah Pangan Kita (RPK) tetap diberdayakan. “Jadi kalau ada yang belanja, pemesanan akan dikirim RPK terdekat, costnya akan lebih murah,” ujar Imam.

Menurut Imam, dana yang dianggarkan untuk membangun bisnis online ini, seperti membuat website atau tenaga kerja tidaklah besar. “Yang besar itu kesiapan mengubah sistem secara menyeluruh. Kami akan bangun sistem enterprises process planning (erp). Supply chain kita bangun benar-benar andal sehingga akses setiap saat lancar. Ini butuh waktu,” tambah Imam.

Imam menambahkan, saat ini konsep website yang dimiliki oleh Bulog masih sekadar memberikan informasi bukan untuk transaksi. Imam bilang, Bulog harus bergerak ke arah tersebut.

Rencananya, bisnis online ini akan dimulai pada triwulan keempat tahun ini atau sekitar Oktober 2018.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×