kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

BUMN ingin konsolidasi rumah sakit miliknya, ini respon Pertamedika IHC


Selasa, 14 Januari 2020 / 19:18 WIB
ILUSTRASI. Menteri BUMN Erick Thohir. REUTERS/Aly Song


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia Healthcare Corporation (IHC) atau yang awalnya bernama PT Pertamina Bina Medika, enggan membeberkan lebih jauh rencana yang akan diambil pihaknya setelah Erick Tohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan ingin menyatukan bisnis rumah sakit milik perusahaan pelat merah.

Sebagai informasi, Pertamedika IHC adalah sebuah jaringan pengelolaan rumah sakit terbesar di Indonesia yang mengelola lebih dari 77 rumah sakit dan klinik milik BUMN. Lembaga ini dibangun oleh Rini Soemarno, Menteri BUMN periode 2014 - 2015, pada tahun 2017.

Baca Juga: Raih dana IPO Rp 1,2 triliun, begini rencana Uni-Charm (UCID) usai melantai di bursa

"Saat ini, pembahasan mengenai holding RS BUMN memang masih berlanjut di internal kami. Sampai proses selesai, kami belum bisa memberikan keterangan apapun," jelas Ken Andarini, Manager Corporate Communication, Pertamedika IHC kepada Kontan.co.id, Selasa (14/1).

Beberapa waktu lalu Menteri BUMN, Erick Tohir mengemukakan hendak membuat konsilidasi (holding) rumah sakit milik BUMN sebab memiliki potensi bisnis besar, yakni sekitar Rp 5 triliun per tahun.

Baca Juga: Pertaruhan Keluarga Riady di Lippo Karawaci

Tak hanya itu, ia juga berencana mendorong rumah sakit, yang merupakan anak usaha BUMN untuk melantai di bursa saham alias go public.

Senada dengan Pertamedika IHC, Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi, Arya Sinulingga juga masih enggan membuka mulut soal rencana BUMN membangun holding RS BUMN di bawah Erick Tohir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×