kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BUVA ingin mencicipi hasil ekspansi luar Bali


Senin, 03 November 2014 / 08:00 WIB
BUVA ingin mencicipi hasil ekspansi luar Bali
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani.


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

JAKARTA. Pengembang properti PT Bukit Uluwatu Tbk sedang bekerja keras menyelesaikan pembangunan proyek properti di luar Bali. Pengembang ini mendamba  mengecap bisnis di luar Pulau Dewata, basis lokasi bisnisnya. 

Paling tidak ada dua proyek hotel yang tengah dikebut BUVA, kode saham Bukit Uluwatu di BEI. Pertama, Alila Villas Bintan di Riau yang ditargetkan rampung kuartal I–2015. Di atas lahan seluas 14 hektare (ha), Bukit Uluwatu membangun 40 unit kamar hotel dan 67 unit vila. 

Kedua, Alila SCBD di Jakarta yang ditargetkan bisa menerima tamu pada kuartal II–2015. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 5.000 meter persegi (m²) itu memiliki 238 kamar dan delapan ruang pertemuan. 

Kedua proyek itu menyedot biaya investasi Rp 580 miliar. Tanpa menyebutkan detail nilainya, Direktur Bukit Uluwatu Hendry Utomo meyakini kedua proyek itu bisa segera menjadi sumber pundi-pundi pendapatan tahun 2015. "Sudah mulai menghasilkan walaupun belum setahun penuh," ujarnya kepada KONTAN pekan lalu.

Selain dua hotel tadi, Bukit Uluwatu juga tengah mempersiapkan pembangunan dua hotel baru di luar Pulau Bali, yakni di Manado, Sulawesi Utara, dan Magelang, Jawa Tengah. Namun, karena masih tahap persiapan, pengembang ini belum bisa membeberkan kisaran investasinya. 

Sampai dengan September 2014, Bukit Uluwatu sudah menyerap belanja modal Rp 135 miliar. Prediksi pengembang ini, penyerapan belanja modal hingga akhir tahun mencapai Rp 180 miliar. 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×