kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.018   -31,00   -0,18%
  • IDX 7.151   102,46   1,45%
  • KOMPAS100 987   15,12   1,56%
  • LQ45 724   8,45   1,18%
  • ISSI 255   4,01   1,60%
  • IDX30 392   3,86   0,99%
  • IDXHIDIV20 488   0,46   0,10%
  • IDX80 111   1,56   1,42%
  • IDXV30 135   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

Buyung Poetra (HOKI) beberkan tujuan dirikan anak usaha baru


Selasa, 15 Desember 2020 / 17:14 WIB
ILUSTRASI. PT Buyung Poetra Sembada Tbk Beras cap Topi Koki


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Produsen beras merek Topi Koki, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) mendirikan anak usaha baru PT Hoki Distribusi Niaga yang akan memproduksi produk-produk consumer goods.

Direktur HOKI, Budiman Susilo menjelaskan anak usaha baru ini akan mempunyai produk-produk sendiri yaitu produk consumer goods yang diharapkan bisa memberikan kontribusi cukup besar ke perusahaan.

"Mengenai dampak didirikannya anak usaha baru ini, tentu kami melihat tahun depan terlebih dahulu. Harapannya Hoki Distribusi Niaga bisa memberikan kontribusi pada HOKI di 2021," jelasnya dalam paparan publik secara virtual, Selasa (15/12).

Baca Juga: Buyung Poetra Sembada (HOKI) dirikan anak usaha baru

Namun sayang, Budiman dan manajemen HOKI enggan memerinci produk apa yang akan diproduksi anak usaha anyar ini. Katanya di 2021 Hoki Distribusi Niaga akan segera meluncurkan produknya.

Melansir keterbukaan informasi (14/12) PT Hoki Distribusi Niaga didirkan pada 9 November 2020. Sekretaris Perusahaan HOKI, Victor R. Lanes mengatakan Hoki Distribusi Niaga didirikan dengan Akta Notaris No 12 oleh Notaris Bliamto Silitonga, SH. Adapun modal dasarnya senilai Rp 500 juta.

Saat ini, PT Hoki Distribusi Niaga dimiliki oleh tiga pemegang, yakni HOKI, Adi Wijaya dan Budiman Susilo. Sebanyak 70% kepemilikan saham Hoki Distribusi Niaga dimiliki oleh  HOKI, sementara sisanya dikuasai  oleh Adi Wijaya dan Budiman Susilo dengan porsi kepemilikan masing-masing 15%.

Selanjutnya: Peluang HOKI saat kinerja masih tertekan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×