kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Capri Nusa Satu (CPRI) targetkan proyek Nusa Penida rampung semester II-2020


Rabu, 05 Februari 2020 / 20:52 WIB
ILUSTRASI. PT Capri Nusa Satu Properti optimistis dapat melenggang ke pasar saham pada kuartal I 2019. Manajemen Capri Nusa sudah memiliki rencana mengenai penggunaan dana IPO. Mereka akan menggunakannya untuk membiayai proyek resor dan spa di Nusa Penida, Bali. PT


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Yudho Winarto

Menilik laporan keuangan kuartal III 2019, CPRI masih mendulang kerugian walau pendapatan terpantau meningkat.

CPRI mencatatkan pendapatan sebesar Rp 2,35 miliar, naik 66,6% dari periode serupa tahun 2018 sebesar Rp1,41 miliar.

Baca Juga: Fokus pada dua proyek besar, Capri Nusa (CPRI) targetkan penjualan Rp 5 miliar

Pendapatan tersebut berasal dari sewa gedung oleh pihak ketiga mencapai Rp 727,51 juta, sedangkan pendapatan sewa dari pihak berelasi sebesar Rp 550 juta.

Kerugian juga menyusut 68% dari Rp43,537 miliar menjadi Rp 13,628 miliar pada kuartal III 2019.

Beban pokok penjualan juga meningkat sekitar 14%. Kenaikan beban berasal dari pembayaran BPHTP (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan) yang mencapai Rp 7 miliar, biaya profesional sebesar Rp 2,98 miliar, dan pembayaran gaji naik dari Rp 305 juta menjadi Rp 1,26 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×