kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Capri Nusa Satu (CPRI) targetkan proyek Nusa Penida rampung semester II-2020


Rabu, 05 Februari 2020 / 20:52 WIB
Capri Nusa Satu (CPRI) targetkan proyek Nusa Penida rampung semester II-2020
ILUSTRASI. PT Capri Nusa Satu Properti optimistis dapat melenggang ke pasar saham pada kuartal I 2019. Manajemen Capri Nusa sudah memiliki rencana mengenai penggunaan dana IPO. Mereka akan menggunakannya untuk membiayai proyek resor dan spa di Nusa Penida, Bali. PT


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Yudho Winarto

Menilik laporan keuangan kuartal III 2019, CPRI masih mendulang kerugian walau pendapatan terpantau meningkat.

CPRI mencatatkan pendapatan sebesar Rp 2,35 miliar, naik 66,6% dari periode serupa tahun 2018 sebesar Rp1,41 miliar.

Baca Juga: Fokus pada dua proyek besar, Capri Nusa (CPRI) targetkan penjualan Rp 5 miliar

Pendapatan tersebut berasal dari sewa gedung oleh pihak ketiga mencapai Rp 727,51 juta, sedangkan pendapatan sewa dari pihak berelasi sebesar Rp 550 juta.

Kerugian juga menyusut 68% dari Rp43,537 miliar menjadi Rp 13,628 miliar pada kuartal III 2019.

Beban pokok penjualan juga meningkat sekitar 14%. Kenaikan beban berasal dari pembayaran BPHTP (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan) yang mencapai Rp 7 miliar, biaya profesional sebesar Rp 2,98 miliar, dan pembayaran gaji naik dari Rp 305 juta menjadi Rp 1,26 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×