kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.159   6,00   0,03%
  • IDX 5.001   -95,49   -1,87%
  • KOMPAS100 643   -13,60   -2,07%
  • LQ45 509   -8,44   -1,63%
  • ISSI 167   -3,71   -2,18%
  • IDX30 286   -4,74   -1,63%
  • IDXHIDIV20 386   -5,37   -1,37%
  • IDX80 74   -1,51   -1,99%
  • IDXV30 107   -1,58   -1,45%
  • IDXQ30 96   -1,47   -1,51%

Capri Nusa Satu (CPRI) targetkan proyek Nusa Penida rampung semester II-2020


Rabu, 05 Februari 2020 / 20:52 WIB
ILUSTRASI. PT Capri Nusa Satu Properti optimistis dapat melenggang ke pasar saham pada kuartal I 2019. Manajemen Capri Nusa sudah memiliki rencana mengenai penggunaan dana IPO. Mereka akan menggunakannya untuk membiayai proyek resor dan spa di Nusa Penida, Bali. PT


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

Menilik laporan keuangan kuartal III 2019, CPRI masih mendulang kerugian walau pendapatan terpantau meningkat.

CPRI mencatatkan pendapatan sebesar Rp 2,35 miliar, naik 66,6% dari periode serupa tahun 2018 sebesar Rp1,41 miliar.

Baca Juga: Fokus pada dua proyek besar, Capri Nusa (CPRI) targetkan penjualan Rp 5 miliar

Pendapatan tersebut berasal dari sewa gedung oleh pihak ketiga mencapai Rp 727,51 juta, sedangkan pendapatan sewa dari pihak berelasi sebesar Rp 550 juta.

Kerugian juga menyusut 68% dari Rp43,537 miliar menjadi Rp 13,628 miliar pada kuartal III 2019.

Beban pokok penjualan juga meningkat sekitar 14%. Kenaikan beban berasal dari pembayaran BPHTP (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan) yang mencapai Rp 7 miliar, biaya profesional sebesar Rp 2,98 miliar, dan pembayaran gaji naik dari Rp 305 juta menjadi Rp 1,26 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×