kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45949,73   8,09   0.86%
  • EMAS1.029.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

CarbonX Gandeng Yayasan Indonesia Indah Dorong Pendidikan Lingkungan Berkelanjutan


Kamis, 26 Mei 2022 / 07:29 WIB
CarbonX Gandeng Yayasan Indonesia Indah Dorong Pendidikan Lingkungan Berkelanjutan
ILUSTRASI. Anak-anak bermain di antara pohon bakau yang mulai tumbuh hasil konservasi warga setempat


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengembang aset karbon Indonesia, CarbonX, bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Indah (IIF) untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas pendidikan lingkungan di Indonesia.

Keduanya mengembangkan program pendidikan bertajuk Saya Pahlawan Lingkungan. Program bersama dengan CarbonX ini akan dimulai pada bulan Mei 2022 dan berkembang ke area Jakarta Utara.

Setelah itu, program ini merambah ke daerah lain di mana pendidikan lingkungan sangat dibutuhkan, seperti beberapa pedesaan di Samarinda dan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Selanjutnya, diperluas ke beberapa lokasi CarbonX di seluruh Indonesia.

IFF sebenarnya telah meluncurkan program secara resmi di tahun 2019 dan telah diuji coba di 30 sekolah nasional di area Jakarta.

Baca Juga: Dorong Realisasi Pasar Karbon, B20 Indonesia Gandeng ICDX

Program ini diharapkan dapat berkontribusi membantu Indonesia untuk mencapai target nol emisi karbon. Co-Founder dan Presiden Komisaris CarbonX, Pandu Sjahrir percaya bahwa CarbonX dan IIF memiliki visi yang sama untuk masa depan Indonesia.

“Menerapkan program keterlibatan sosial, sangat penting untuk memiliki mitra dan tim yang tepat. Kami merasa CarbonX dan IIF bersama-sama memiliki semua hal yang diperlukan untuk membuat dampak yang berarti di Indonesia,” ungkap Pandu dalam keterangan resminya, Rabu (25/5).

Untuk memitigasi dampak perubahan iklim, program ini berkomitmen untuk menanam satu pohon mangrove per anak. Harapan CarbonX adalah untuk bisa menjangkau 1 juta anak selama lima tahun ke depan yang artinya akan ada satu juta mangrove ditanam.

Pohon mangrove adalah penyerap karbon yang sangat besar dan menyediakan habitat penting bagi ikan remaja dan kehidupan laut yang terancam punah.

Mangrove juga mampu melindungi wilayah pesisir dari erosi dan abrasi – masalah yang banyak dialami oleh masyarakat pesisir di Indonesia. Untuk tahap pertama, akan ditanam pohon pada bulan Agustus di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, daerah yang telah mengalami degradasi mangrove dan erosi pantai. CarbonX dan IIF berkomitmen untuk mendukung rencana restorasi mangrove Indonesia di masa depan.

“Kurikulum sekolah nasional Indonesia tidak memiliki silabus khusus mengenai keberlanjutan lingkungan,” kata Angela Jelita Richardson, Pendiri dan Ketua Yayasan Indonesia Indah.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×