Reporter: Adisti Dini Indreswari | Editor: Asnil Amri
JAKARTA. Kendati ritel asing merangsek ke Indonesia semakin banyak, PT Carrefour Indonesia tetap percaya diri mampu menjadi jawara. Tahun ini, Carrefour ambil ancang-ancang untuk menambah lima sampai sepuluh gerai lagi.
"Lima sampai sepuluh gerai itu target konservatif kami, bisa lebih atau kurang," ungkap RM. Adji Srihandoyo, Direktur Corporate Affairs Carrefour Indonesia di Jakarta, akhir pekan lalu. Sebagai perbandingan, sepanjang tahun lalu Carrefour hanya membuka tiga gerai.
Awal tahun ini, tepatnya tanggal 19 Januari lalu, Carrefour sudah membuka satu gerai di Mall Paragon, Solo yang memiliki luas lantai 7.330 meter persegi (m2). Gerai ini merupakan gerai Carrefour yang ke-85 di Indonesia dan yang ketiga di Solo. "Setelah Solo, mungkin baru di kuartal tiga ada gerai baru lagi," jelas Adji.
Adji mengakui, ekspansi Carrefour memang terhambat masalah perizinan dan lahan. Maklum, sebagai hipermarket, Carrefour harus membuka gerai minimal seluas 5.000 m2.
Untuk mendapat lokasi strategis itu, Carrefour memasang iklan di media massa. Hasilnya, "Di satu kota kami bisa mendapat tiga alternatif lokasi," ungkap Adji. Tapi ternyata tidak semudah itu mendirikan gerai baru, karena masih banyak faktor yang jadi bahan pertimbangan Carrefour, seperti infrastruktur dan distribusi.
Sayangnya, Adji belum bersedia memberi tahu kota yang akan dibidik Carrefour untuk ekspansi itu. "Yang jelas, kami tidak hanya fokus ke pulau Jawa karena gerai yang ada di pulau Jawa sudah banyak," ujarnya.
Namun begitum Adji bilang, Jakarta dan juga Bali termasuk dua daerah yang akan mendapat tambahan gerai baru tahun ini.
Selain di Jabodetabek dan Bali, gerai Carrefour sudah tersebar di sejumlah kota seperti Karawang, Serang, Bandung, Cirebon, Pekalongan, Semarang, Yogyakarta, Malang, Solo, Surabaya, Jember, Madiun, Mojokerto, dan Pasuruan di pulau Jawa.
Di luar pulau Jawa, Carrefour sudah hadir di Batam, Palembang, Medan, Makassar, dan Pontianak. "Sudah ada rencana masuk ke kota yang belum dijamah, termasuk Indonesia bagian timur," ujar Adji lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













