kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Catat! Mulai 12 Juni KRL bisa angkut hingga 75 penumpang per gerbong


Selasa, 09 Juni 2020 / 16:27 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah penumpang berada di gerbong KRL di Stasiun Tangerang, Banten.


Sumber: Kompas.com | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih membatasi jumlah penumpang kereta perkotaan, dalam hal ini Kereta Rel Listrik (KRL). 

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan 3 fase operasional kereta api menuju tatanan normal baru atau new normal. 

Pada fase pertama yang dimulai Jumat (12/6), kapasitas angkut KRL ditingkatkan menjadi maksimal 45 persen total kapasitas kereta, dari sebelumnya 35% pada periode pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 

Baca Juga: Kemenhub hapus pembatasan jumlah penumpang di transportasi umum dan pribadi

Zulfikri menekankan, peningkatan kapasitas tersebut akan diiringi dengan diperketatnya protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. 

"Sekarang kita tingkatkan dari 35% jadi 45%, dengan protokol kesehatan yang perlu diperkuat lagi," katanya dalam konferensi pers virtual, Selasa (9/6). 

Dengan ditambahnya kapasitas penumpang, maka pada fase pertama tersebut, setiap gerbong KRL dapat mengangkut 75 penumpang, dari sebelumnya 60 penumpang. 

"Kami sudah berdiskusi dengan pakar," katanya. 

Lebih lanjut, Zulfikri meminta kepada pengguna KRL untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, seperti diantaranya mengenakan masker dan membawa hand sanitizer. 

Baca Juga: Perketat sosial distancing, commuters jaga diri dan bersiaplah dengan antre panjang

"Selain membawa masker dan hand sanitizer, juga tidak boleh berbicara dalam rangkaian kereta," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul: "Mulai 12 Juni, KRL Bisa Angkut 75 Penumpang per Gerbong"

Penulis : Rully R. Ramli
Editor : Yoga Sukmana

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×