kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Trisula Textile (BELL) Targetkan Pendapatan Tumbuh 8% Ditopang Inovasi dan Ekspor


Rabu, 22 Juli 2026 / 11:19 WIB
Trisula Textile (BELL) Targetkan Pendapatan Tumbuh 8% Ditopang Inovasi dan Ekspor
ILUSTRASI. Pabrik PT Trisula Textile Industries Tbk (“BELL”) (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 8% pada 2026. Target tersebut akan ditopang melalui strategi inovasi produk, layanan kustomisasi, serta perluasan pasar ekspor lewat Trisula Innovation Center (TIC).

PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) terus mengandalkan inovasi sebagai strategi utama untuk menjaga pertumbuhan kinerja di tengah persaingan industri tekstil. Perseroan mengembangkan produk bernilai tambah sekaligus memperluas layanan kustomisasi guna menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.

Berbeda dengan pelaku industri tekstil yang mengandalkan produksi massal, BELL menawarkan layanan pesanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Pilihan kustomisasi mencakup bahan baku, tekstur, warna hingga spesifikasi produk lainnya. Perseroan juga mengembangkan berbagai kain fungsional seperti kain ramah lingkungan, antibakteri, kain daur ulang hingga kain dengan tingkat elastisitas tertentu.

Baca Juga: Motor Listrik Nasional Perlu Perkuat Industri Komponen Lokal

Direktur Utama PT Trisula Textile Industries Tbk Karsongno Wongso Djaja mengatakan, inovasi berkelanjutan menjadi fondasi utama perusahaan untuk mempertahankan momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri tekstil.

"Melalui Trisula Innovation Center, kami tidak hanya mengembangkan produk berkualitas tinggi, tetapi juga memberikan layanan kustomisasi yang menjadi pembeda utama kami dari pemain lain yang cenderung produksi massal," ujar Karsongno dalam keterangan resmi, Selasa (21/7/2026).

Sebagai pusat pengembangan inovasi, Trisula Innovation Center (TIC) menjadi penghubung antara pelanggan dan perusahaan dalam proses pengembangan produk, mulai dari tahap desain hingga pengelolaan pasar. Perseroan berharap keberadaan TIC mampu memperluas pasar sekaligus mempererat hubungan dengan pelanggan.

Untuk tahun ini, BELL menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 8%. Meski sekitar 90% pendapatan masih berasal dari pasar domestik, perseroan berupaya meningkatkan kontribusi ekspor melalui penyelenggaraan empat online live trade show yang difasilitasi TIC. Kontribusi pasar ekspor ditargetkan meningkat menjadi sekitar 10% pada 2026.

Baca Juga: Sterilisasi Pelabuhan Jadi Andalan ASDP Pangkas Antrean dan Percepat Layanan

Selain memperkuat pasar ekspor, BELL juga membidik peluang dari pengadaan instansi pemerintah, terutama pada segmen seragam korporasi dan produk jadi. Untuk mendukung strategi tersebut, perseroan akan mengoptimalkan kapasitas pabrik garmen di Solo agar target pertumbuhan tahun ini dapat tercapai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×