kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Catatkan Rekor, Wuling Motors Berhasil Jual 30.037 Unit Sepanjang 2022


Sabtu, 28 Januari 2023 / 07:15 WIB
Catatkan Rekor, Wuling Motors Berhasil Jual 30.037 Unit Sepanjang 2022


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wuling Motors mencatat penjualan sebanyak 30.037 unit sepanjang tahun 2022.

Brand & Marketing Director Wuling Motors Dian Asmahani mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang 5 tahun terakhir di Indonesia.

"Kami berterima kasih kepada antusiasme konsumen dimana kami menutup tahun 2022 dengan pencapaian penjualan yang baik dengan mencatatkan total penjualan sebanyak 30.037 unit sepanjang tahun. Ini merupakan yang tertinggi dalam 5 tahun berkarya di Indonesia," ujarnya saat dihubungi oleh Kontan, Jumat (27/1).

Baca Juga: Periksa Harga Mobil Wuling Confero S Terkini, Naik Belasan Juta di Awal Tahun

Ia melanjutkan, untuk target penjualan mobil pick up dan niaga tahun ini, Wuling Motors tidak menetapkan target spesifik. Hal ini karena segmen tersebut baru bagi Wuling dan bisa dikatakan bila segmen tersebut merupakan pasar yang potensial di commercial vehicle.

Wuling berharap kendaraan niaganya, khususnya Formo Max, dapat diterima dengan baik oleh para pelaku bisnis Indonesia.

Mengenai rencana mengeluarkan produksi terbaru, Wuling menyampaikan di awal tahun telah menghadirkan kendaraan komersial terbaru, Formo Max.

"Kami juga fokus terhadap produk-produk yang sudah dipasarkan di Indonesia termasuk Air ev, yang menunjang mobilitas ramah lingkungan serta Almaz Hybrid yang menjadi SUV hybrid buatan Indonesia pertama," sambungnya.

Baca Juga: Pilihan Harga Mobil Baru Rp 100 Jutaan di Awal Tahun 2023, Wuling Naik Banyak

Dian melanjutkan, sebagai peluang tahun ini Wuling melihat adanya peluang di sektor kendaraan listrik yang semakin berkembang didukung oleh berbagai kebijakan dari pemerintah.

Sementara itu, pihaknya melihat kebutuhan mobilitas masyarakat yang meningkat sebagai sebuah tantangan yang perlu dipecahkan.

"Tantangan yang kami hadapi adalah kebutuhan mobilitas masyarakat yang kian meningkat seiring dengan pemulihan di sektor ekonomi, oleh karena itu kami terpacu untuk selalu menghadirkan beragam inovasi guna menjawab kebutuhan tersebut," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×