kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Cegah karhutla, Asian Agri beri insentif ke desa


Jumat, 29 September 2017 / 22:52 WIB
Cegah karhutla, Asian Agri beri insentif ke desa


Reporter: Dian Sari Pertiwi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAMBI. Tekan angka kebakaran hutan, Asian Agri berikan insentif Rp 100 juta per desa di Kabupaten Tebo dan Tanjung Barat, Jambi.

Insentif tersebut diberikan kepada desa yang mampu menekan angka kebakaran hutan selama satu tahun.

"Untuk desa bebas api, mendapat insentif tunai Rp 100 juta dan Rp 50 juta untuk desa yang mampu menekan angka kebakaran hutan kurang dari satu hektar," kata Syahrul Hasibuan, Kepala Regional Asian Agri Jambi (28/9).

Selain memberikan insentif bagi desa yang berhasil menanggulangi kebakaran, perusahaan sawit ini juga melakukan pendampingan intensif di desa.

Proses pendampingan dijalankan masyarakat desa langsung di bawah  pimpinan kru atau koordinator desa binaan Asian Agri. Koordinator berasal dari warga desa setempat yang diusulkan kepala desa.

Dengan cara itu masyarakat desa belajar sistem penanggulangan kebakaran dan proses membuka lahan menggunakan alat berat. Di sisi lain, Asian Agri juga membangun sarana penanggulangan kebakaran seperti menara pemantau api dan peralatan pemadam kebakaran hutan.

Tahun lalu, program bernama Desa Bebas Api ini berhasil menekan angka kebakaran hutan dari 13,37 hektar menjadi 7,98 hektar.

Ada dua desa yang bergabung sejak program diluncurkan tahun lalu. Tahun ini ada lima desa di Kabupaten Jambi yang kembali bergabung. Di antaranya Lubuk Bernai, Lubuk Lawas, Tuo Sumay, Suo Suo, Semambu, Teriti dan Muara Sekalo.

"Kami berharap desa lainnya tertarik bergabung tahun depan agar angka kebakaran hutan bisa ditekan," tandas Syahrul. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×