kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45949,73   8,09   0.86%
  • EMAS1.029.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Chevron beri lisensi pemakaian 123 aplikasi TI dukung operasi ke Pertamina Hulu Rokan


Kamis, 03 Juni 2021 / 08:00 WIB
Chevron beri lisensi pemakaian 123 aplikasi TI dukung operasi ke Pertamina Hulu Rokan
ILUSTRASI. Blok Rokan


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) telah sepakat untuk memberikan lisensi penggunaan sebanyak 123 aplikasi teknologi informasi (TI) kepada Pertamina Hulu Rokan (PHR), operator Blok Rokan berikutnya. 

Managing Director Chevron IndoAsia Business Unit & Presiden Direktur PT CPI, Albert Simanjuntak mengatakan, aplikasi-aplikasi tersebut selama ini sangat vital dalam mendukung digitalisasi kegiatan operasi dan produksi migas di Blok Rokan. 

“Teknologi Informasi dan Data merupakan salah satu komponen utama dalam proses transisi Blok Rokan. Karena itu, pengalihkelolaannya kepada operator berikutnya harus dilakukan secara cermat dan sistematis agar operasional Blok Rokan terus berjalan tanpa gangguan teknis ketika alih kelola pada 9 Agustus mendatang,” terang Albert dalam keterangan tertulis.

Albert bilang, hampir seluruh aplikasi TI yang selama ini digunakan CPI akan diberikan lisensi penggunaannya ke PHR. Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain digunakan untuk pemantauan produksi dan transportasi minyak secara real time, pemantauan kondisi sumur dan aktivitas rig pengeboran, pengaturan injeksi uap lapangan Duri, pengelolaan mitra kerja, pengelolaan pengadaan barang dan jasa, dan lain-lain.

Baca Juga: Dorong lifting migas, Kementerian ESDM bakal minta insentif fiskal untuk KKKS

Sebelumnya, pada April lalu, CPI dan PHR juga telah menandatangani kesepakatan untuk pengaktifan Rokan Transition Network (RTN), yakni sebuah jaringan perantara yang digunakan untuk memindahkan aplikasi-aplikasi PT CPI. 

Nantinya, PHR akan dapat mengakses RTN untuk memasang dan melakukan tes aplikasi komersial. Hingga saat ini,  sudah lebih dari 80 aplikasi yang selesai dimasukkan ke dalam RTN.

Albert memastikan, CPI bekerja sama secara intensif dengan PHR untuk pemindahan data ke dalam sistem/aplikasi TI yang akan dibutuhkan setelah alih kelola Blok Rokan. 

”Para pihak yang terlibat, yakni SKK Migas, PT CPI, dan PHR, memiliki semangat dan komitmen yang sama untuk mewujudkan alih kelola yang selamat, lancar, dan andal sehingga koordinasi berjalan dengan baik,” tegas Albert.

Selain memberi lisensi penggunaan aplikasi, CPI juga telah menandatangani perjanjian pemanfaatan bersama fasilitas gudang milik negara di Blok Rokan dengan PHR pada 21 April lalu.

Dengan perjanjian ini, PHR dapat mulai mendatangkan dan menyimpan material pendukung program pengeboran seperti misalnya pipa, conductor, casing, tubing, wellhead, valve, kabel, maupun pompa angguk di gudang-gudang yang dikelolaCPI di Duri dan Dumai.

Saat ini, sejumlah material PHR telah tiba di gudang penyimpanan PT CPI di Dumai. Kedatangan material-material lainnya akan menyusul. 

”Harapannya, setelah tanggal alih kelola nanti, program pengeboran tetap dapat berjalan tanpa adanya gangguan pasokan material karena material milik PHR sudah tersedia di lapangan,” ujar Albert.

Selanjutnya: Satu calon mitra Pertamina mundur dari proyek Kilang Balikpapan

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×