kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Satu calon mitra Pertamina mundur dari proyek Kilang Balikpapan


Senin, 31 Mei 2021 / 19:21 WIB
Satu calon mitra Pertamina mundur dari proyek Kilang Balikpapan
ILUSTRASI. Salah satu mitra atau equity partner PT Pertamina pada proyek Refinery Development Master Plant (RDMP) Balikpapan dikabarkan mundur


Reporter: Filemon Agung | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu mitra atau equity partner PT Pertamina pada proyek Refinery Development Master Plant (RDMP) Balikpapan dikabarkan mundur dari rencana kerjasama yang tengah dijajaki.

Direktur Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan, sedianya ada dua equity partner yang tengah menjajaki diskusi dengan Pertamina yakni  yakni GIC Limited asal Singapura serta Mubadala.

Dalam perjalanan, salah satu partner menyatakan mundur dari rencana kerjasama tersebut.

"Memang sebelumnya ada proses pemilihan partner untuk investasi. Sudah mengerucut ke GIC dan Mubadala. Kemudian ada yang belum dapat kami sepakati walaupun secara formal belum tapi informal salah satu pihak dari dua itu menyatakan mundur," kata Nicke dalam RDP bersama Komisi VII DPR RI, Senin (31/5).

Baca Juga: Kemenkeu menghitung barang milik negara (BMN) Blok Rokan mencapai Rp 97,7 triliun

Kendati demikian, Nicke masih enggan merinci pihak mana yang bakal mundur.

Nicke menambahkan, saat ini pihaknya pun tengah menjalin komunikasi dengan Indonesia Investment Authority (INA) untuk kemungkinan masuknya INA sebagai equity partner.

Nicke melanjutkan, mundurnya salah satu calon mitra ini diharapkan tak mengganggu jadwal proyek RDMP Balikpapan. Porsi equity yang dibuka untuk proyek ini tak tergolong besar atau hanya sekitar US$ 500 juta.

Adapun, pengembangan RDMP Balikpapan kini telah mencapai 33,09% dengan target rampung seluruhnya pada 2026 mendatang.

Selanjutnya: ConocoPhillips berniat hengkang dari Blok Corridor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×